Pelemahan China Mulai Gerus Saham Komoditas

Kompas.com - 21/03/2012, 09:31 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pasar saham Asia pada perdagangan Rabu (21/3/2012) dibuka melemah. Kekhawatiran tentang penurunan pertumbuhan ekonomi China masih menghantui para pelaku pasar. Saham-saham perusahaan pertambangan menjadi sektor yang paling dalam penurunannya di kawasan.

China merupakan pengimpor bahan tambang dari perusahaan-perusahaan Australia dan Indonesia. Penurunan pertumbuhan China dapat juga berarti pelemahan permintaan barang tambang.  Seorang eksekutif pada BHP Billiton mengatakan bahwa permintaan bijih besi akan datar saja karena pertumbuhan di negara terbesar kedua di dunia itu melemah.

China merevisi target pertumbuhannya dari  8 persen menjadi 7,5 persen. Data perdagangan juga menunjukkan defisit di awal tahun yang terbesar sejak tahun 1989, melebihi perkiraan para ekonom dan analis. 

"Jelas, sinyal melemahnya pertumbuhan ekonomi China berdampak negatif, walaupun masih banyak pertanyaan yang masih belum terjawab. Apakah  kita sedang   menyaksikan skenario hard landing pada rencana besar China untuk mempertahankan pertumbuhan berkesinambungan dalam jangka panjang ?"  tanya Christopher Gore, analis valuta asing pada  Go Markets. 

Pagi ini,  indeks Nikkei Jepang turun 0,2 persen, indeks S&P Australia turun 0,3 persen, Kospi Korea Selatan melemah 0,3 persen dan Selandia Baru melorot 0,1 persen. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.