Sekjen PBB Kecam Ledakan Bom di Suriah

Kompas.com - 18/03/2012, 07:48 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal  Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon, Sabtu (17/3/2012), mengecam ledakan bom di Damaskus yang menewaskan sedikitnya 27 orang. Ia juga mendesak agar kekerasan segera diakhiri. 

"Saya mengecam serangan bom beberapa hari ini di Damaskus yang menewaskan dan melukai puluhan orang," katanya, dalam satu pernyataan singkat.

Ban juga menyampaikan simpati dan belasungkawanya kepada keluarga korban dan rakyat Suriah.

Dua ledakan besar menewaskan sedikitnya 27 orang di ibu kota Suriah, yang memicu kemarahan di Riyadh dan Doha. Peristiwa ini terjadi pada saat utusan khusus PBB dan Liga Arab Kofi Annan memperingatkan wilayah itu dari dampak pertumpahan darah selama setahun.

Televisi pemerintah setempat menyebutkan, ledakan bom mobil yang diduga serangan teroris itu menargetkan markas polisi di daerah Duwar al-Jamarek dan kantor intelijen angkatan udara di kawasan Al-Qasaa.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan, selain 27 korban tewas, peristiwa itu juga menyebabkan 140 warga sipil dan aparat keamanan menjadi korban luka-luka. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.