Anak Spanyol: Perangi Krisis dengan Peluk dan Cium - Kompas.com

Anak Spanyol: Perangi Krisis dengan Peluk dan Cium

Kompas.com - 17/03/2012, 19:50 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Anak-anak Spanyol menganjurkan pada orangtua mereka untuk mengurangi beban kerja, tersenyum lebih banyak serta berbagi peluk dan cium guna memerangi krisis ekonomi terburuk yang memukul negara itu dalam beberapa dasawarsa terakhir, kata jajak pendapat yang diterbitkan pekan ini.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap sekitar 1.200 anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun oleh Institut Psikologi (EOS) menunjukkan bahwa anak-anak itu percaya bahwa orangtua mereka terlihat lebih cemas, memiliki suasana hati yang buruk dan lebih sering meninggalkan rumah dibandingkan dengan sebelum krisis.

Sekitar 96 persen anak-anak yang disurvei mengatakan bahwa orangtua mereka perlu untuk meningkatkan kondisi kesehatan mereka dengan mengurangi beban kerja dan menambah jam tidur, sedangkan hampir setengahnya merekomendasikan agar mereka lebih banyak berbagi peluk, cium dan bermain dengan anak-anak mereka.

Spanyol memiliki tingkat pengangguran tertinggi di negara maju dengan hampir 23 persen dan diperkirakan telah tenggelam ke resesi kedua dalam tiga tahun terakhir.

"Kondisi fisik dan mental para orang tua itu menular ke anak-anak mereka. Orang tua yang kelelahan akan kurang antusias dan memiliki sedikit waktu untuk bermain, yang dapat ditiru oleh anak sehingga memiliki konsekuensi negatif bagi pendidikan mereka, " kata psikolog anak di EOS Francisco Rodriguez.

Sekitar 40 persen anak-anak yang disurvei mengatakan mereka mendengar kata "krisis" setiap hari dibandingkan dengan 27 persen yang mendengar kata "Messi", pemain sepak bola klub Barcelona yang terpilih sebagai pemain terbaik dunia. Sementara itu hanya 11 persen yang mendengar kata "Cristiano Ronaldo", penyerang klub sepakbola Real Madrid.


EditorKistyarini

Terkini Lainnya

Atasi Krisis Uang Tunai, Pedagang di India Berdoa kepada Dewa ATM

Atasi Krisis Uang Tunai, Pedagang di India Berdoa kepada Dewa ATM

Internasional
Cek Daftar Pemilih, KPU Akan Bentuk Forum Pemutakhiran Data Pemilu

Cek Daftar Pemilih, KPU Akan Bentuk Forum Pemutakhiran Data Pemilu

Nasional
Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Ilusionis David Copperfield Bongkar Trik Sulapnya di Pengadilan

Internasional
KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Kadis PKAD dan Dua Anggota DPRD Bandung sebagai Tersangka

Nasional
Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Regional
Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Megapolitan
Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Nasional
Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan
Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK 'Online' di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK "Online" di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Regional
Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Nasional
Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Edukasi
Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Megapolitan
Baliho Sam Aliano 'Nyapres' Diturunkan karena Ilegal

Baliho Sam Aliano "Nyapres" Diturunkan karena Ilegal

Megapolitan
Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Megapolitan
Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Internasional

Close Ads X