Bom Turki Lukai Satu Orang

Kompas.com - 05/03/2012, 17:21 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Sebuah bom pada Senin (5/3/2012) meledak di dekat kantor Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara. Insiden itu menyebabkan seorang luka ringan, kata televisi swasta NTV.
   
Perangkat ledak yang berada di dalam botol plastik kecil itu meledak pada sekitar pukul 07.30 waktu setempat, lebih kurang 20 meter dari gedung perdana menteri di pusat wilayah Kizilay, satu setengah jam sebelum rapat kabinet yang akan dipimpin oleh Erdogan dimulai.
   
Polisi memblokade akses ke zona ledakan—pintu masuk ke tempat parkir gedung pengadilan banding tertinggi—karena khawatir terjadi ledakan kedua, kata NTV. Korban cedera adalah karyawan pengadilan, tambahnya. Penjaga keamanan di kantor Erdogan juga bergegas ke tempat kejadian.
   
Ledakan itu mengikuti serangan bom yang diledakkan dengan pengontrol di Istanbul pekan lalu, di dekat markas partai yang berkuasa Erdogan, yang melukai 15 petugas polisi dan seorang sipil.
   
Pada September lalu, ledakan bom kuat mengguncang pusat ibu kota Ankara, menewaskan tiga orang dan melukai sedikitnya 15 lainnya.
   
Sebuah ledakan bom pada Mei tahun lalu mengakibatkan delapan orang terluka di dekat satu halte bus di Etiler, wilayah elite di Istanbul.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.