Tingkat Pengangguran di Eropa Capai Rekor Tertinggi

Kompas.com - 01/03/2012, 22:41 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

LONDON, KOMPAS.com -  Pengangguran massal di Yunani dan Spanyol, membuat tingkat pengangguran di 17 negara yang menggunakan mata uang euro mencapai rekor tertinggi sejak mata uang bersama itu digunakan tahun 1999. Di dua negara itu hampir separuh dari warga usia 25 tahun ke bawah tidak bekerja,

Berdasarkan data yang dikeluarkan Eurostat, kantor statistik Uni Eropa, Kamis (1/3/2012), tingkat pengangguran di zona euro mencapai 10,7 persen di bulan Januari 2012, naik dari 10,6 persen di bulan Desember.

Dengan demikian, terdapat 16,9 juta angkatan kerja di negara pengguna euro yang menaganggur. Di Italia, tingkat pengangguran naik menjadi 9,2 persen di bulan Januari.

Menurut Badan Statistik Nasional Istat, angka ini adalah yang tertinggi sejak tingkat pengangguran dicatat tiap bulan. Spanyol masih menjadi negara pengguna euro dengan angka pengangguran tertinggi, yaitu 23,3 persen.

Adapun di Austria hanya empat persen warga berusia produktif yang tidak memiliki pekerjaan. Dalam laporan terbarunya, Eurostat mengatakan tingkat pengangguran di 27 negara Uni Eropa mencapai 10,1 persen di bulan Januari, dengan total 24,3 juta orang tidak memiliki pekerjaan.

Naiknya pengangguran ini terjadi hanya sehari setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan menyediakan pinjaman berbunga lunak senilai 530 miliar euro (atau 713 miliar dollar AS) untuk 800 bank di seluruh Uni Eropa.

Pengumuman ini, kucuran dana berbunga rendah kedua yang dilakukan ECB, disambut gembira oleh pasar modal, dan harga saham perbankan menguat sepanjang Rabu. (AP/was)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X