Empat Tentara Terluka di Yala

Kompas.com - 24/02/2012, 17:12 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Empat tentara dari kesatuan perlindungan guru dan siswa, kemarin, terluka dalam serangan bom di satu sekolah di wilayah Yala, Provinsi Yala,  saat bertugas, kata kepolisian setempat.
   
Mereka yang terluka adalah Sersan Mayor Jeeyapan Nakarat, Prajurit Atit Buakam, Kopral Anirut Intanu dan Prajurit Anuwat Jaksuan. Mereka menderita luka akibat pecahan peluru pada tubuh dan wajah mereka, kata Letnan Pol Thanawat Boonmak dari Kantor Polisi Patae. Saat ini, empat tentara tersebut berada dalam kondisi stabil dan tetapi masih dirawat di rumah sakit. Ledakan kuat dari tiga bom rakitan itu juga merusak satu paviliun di dekat gedung Sekolah Samakkee.
   
Polisi dan satuan penjinak bom, seturut warta TNA-OANA, memeriksa tempat kejadian dan menemukan bahwa tiga bom ditempatkan dalam tabung gas memasak dan disembunyikan di paviliun sekolah sebelum diledakkan oleh seorang penyerang tak dikenal.
   
Polisi menduga bahwa gangguan itu dilakukan oleh para pengikut Abu ubadeelah Romlee, seorang pemimpin satu kelompok pemberontak di wilayah tersebut.
   
Pusat Operasi Kepolisian Perbatasan Selatan sebelumnya melaporkan, pada akhir tahun, jumlah korban tewas akibat kekerasan di wilayah selatan telah mengakibatkan 5.243 korban jiwa.
   
Para korban terdiri atas warga sipil,, pasukan keamanan, para bhikkhu, guru dan gerilyawan dari sejak pemberontakan meletus delapan tahun lalu di wilayah mayoritas Muslim di perbatasan selatan. Wilayah itu dulunya adalah daerah otonomi kesultanan Melayu Muslim sampai dianeksasi Bangkok pada sekitar seabad yang lalu. Setelah itu, pemberontakan sering terjadi.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.