Armata, Tank Terbaru Rusia Jadi Tahun 2013 - Kompas.com

Armata, Tank Terbaru Rusia Jadi Tahun 2013

Kompas.com - 18/02/2012, 11:22 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com -- Rusia sedang menguji berbagai komponen utama dari proyek pengembangan tank Armata. Purwarupa tank tempur utama terbaru itu dijadwalkan rampung pada 2013 dan akan mulai diproduksi untuk Angkatan Darat Rusia dua tahun kemudian.

Demikian diungkapkan portal berita lenta.ru, yang melaporkan Menteri Pertahanan Anatoly Serdyukov dan CEO pabrik tank Uralvagonzavod Oleg Sienko telah menghadap Perdana Menteri Vladimir Putin, Jumat (17/2/2012).

Portal tersebut tidak menjelaskan lebih detail soal proyek tank baru ini. Namun, pada April 2011, mantan Deputi Pertama Kepala Direktorat Kendaraan Lapis Baja Kementerian Pertahanan Rusia Letnan Jenderal Yuri Kovalenko pernah menyatakan, Rusia akan memiliki tank baru dengan berbagai karakteristik yang sama sekali baru, sistem pengisian peluru otomatis, dan ruang awak yang terpisah, pada 2015.

Kovalenko waktu itu mengatakan, hasil pengembangan dua proyek tank tempur utama lainnya, yakni Object 195 (T-95) dan Black Eagle dari akhir 1990-an, akan dimasukkan dalam pengembangan Armata.

Selain mengembangkan tank abad ke-21 ini, Kemenhan Rusia juga telah menandatangani kontrak senilai enam miliar rubel (Rp 1,8 triliun) dengan Uralvagonzavod untuk memodernisasi 170 unit tank tempur utama T-72. Pengerjaan modernisasi itu akan dilakukan di fasilitas khusus di Omsk, Siberia barat daya.

 


EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Malam Ini, Debat Perdana Pilkada Jateng Akan Berlangsung Atraktif

Regional
Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Sandiaga Bertemu Rizal Ramli di Balai Kota, Bahas Pilpres

Megapolitan
Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Politisi Gerindra Sebut Tertutup Opsi Pasangkan Prabowo-Jokowi

Nasional
Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Pembuat SIM Palsu yang Beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan
Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK 'Online' di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Disaksikan Ribuan Orang, Dua Terpidana PSK "Online" di Banda Aceh Dihukum Cambuk

Regional
Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Politisi Gerindra Sebut Pilkada Langsung Memicu Sistem Politik Berbiaya Tinggi

Nasional
Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Ini 6 Tahap yang Harus Dilalui Peserta Ujian SBMPTN

Edukasi
Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Jalani 24 Adegan Rekonstruksi

Megapolitan
Baliho Sam Aliano 'Nyapres' Diturunkan karena Ilegal

Baliho Sam Aliano "Nyapres" Diturunkan karena Ilegal

Megapolitan
Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Rizal Ramli: Setelah Gubernur Baru, Terasa Suasana Tenang di DKI, Sebelumnya Tahulah...

Megapolitan
Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Korut dan Korsel Coba Saluran Telepon Khusus Jelang KTT Antar-Korea

Internasional
Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Dua Bersaudara Korban Selamat Penembakan Massal di Florida Tulis Buku

Internasional
Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Sekjen PPP Ungkap Ada Tokoh Non-Partai yang Ingin Bentuk Poros Ketiga

Nasional
Panglima TNI: Negara Lain Berebut Meraup Keuntungan dari Indonesia...

Panglima TNI: Negara Lain Berebut Meraup Keuntungan dari Indonesia...

Nasional
Warung Ema, Tempat Polisi Boleh Utang Makan di Jakarta Utara

Warung Ema, Tempat Polisi Boleh Utang Makan di Jakarta Utara

Megapolitan

Close Ads X