Sudan dan Sudan Selatan Sepakati Perdamaian

Kompas.com - 11/02/2012, 16:17 WIB
EditorKistyarini

ADDIA ABABA, KOMPAS.com - Sebuah perjanjian non-agresi atau kesepakatan untuk tidak saling menyerang telah ditandatangani oleh Sudan dan Sudan Selatan.

Thabo Mbeki, mantan presiden Afrika Selatan, selaku kepala mediasi kedua negara mengatakan kedua belah pihak menyetujui untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing negara.

Sudan Selatan merdeka Juli tahun lalu, tetapi sejak saat itu hubungan kedua negara memburuk dengan sejumlah pertikaian terkait perebutan wilayah perbatasan.

Produksi minyak juga terhenti sementara ditengah-tengah perselisihan terkait pembagian keuntungan.

Sudan Selatan memilih untuk berpisah dari utara tahun lalu, menyusul perjanjian perdamaian tahun 2005 yang mengakhiri puluhan tahun perang sipil yang menyebabkan setidaknya 1,5 juta korban tewas.

Tetapi kedua negara tidak pernah menemui kesepakatan terkait biaya transit yang harus dibayarkan oleh pemerintah Sudan Selatan di Juba untuk memompa minyak melalui pipa dan menggunakan infrastruktur ekspor minyak Sudan.

Sebelum menghentikan produksi, Sudan Selatan menuduh Sudan mencuri minyak senilai 815 juta dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wartawan BBC melaporkan penghentian produksi minyak ini menekan ekonomi kedua negara - 98 persen anggaran Sudan Selatan tergantung dari minyak, sementara Sudan membutuhkan biaya transit guna menutup lubang 36% dalam anggaran akibat pemisahan Sudan Selatan.

Cegah serangan

Kedua negara juga tidak menemui kesamaan terkait garis perbatasan dan saling menuduh mendukung kelompok milisi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.