Diduga Minta Suaka AS, Pejabat China "Hilang"

Kompas.com - 09/02/2012, 14:33 WIB
EditorKistyarini

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang mantan pejabat tinggi kepolisian China menghilang tiba-tiba hingga menimbulkan dugaan dia meminta suaka ke Amerika Serikat menyusul perselisihan dengan politikus yang berkuasa di wilayah itu.

Wang Lijun menjadi tokoh nasional setelah tindakan beraninya memberantas geng-geng kriminal di kota Chongqing. Aksinya menjadi inspirasi sebuah drama televisi "Iron-Blooded Police Spirits".

Pemerintah kota Chongqing, Rabu (8/2/2012), Wang sedang cuti untuk memulihkan kesehatan yang terganggu akibat kelelahan dan stres

Wang yang juga wali kota Chongqing dicopot dari posisinya sebagai Kepala Biro Keamanan Publik Chongqing pekan lalu. Pencopotan itu menimbulkan spekulasi bahwa dia tengah berkonflik dengan sekretaris Partai Komunis Chongqing, Bo Xilai, yang dipercaya tengah mencari posisi di tingkat nasional.

Laporan berbagai media online yang menyebut Wang mendatangi Konsulat AS di kota Chengdu untuk meminta suaka pada Selasa (7/2/2012) menyusul pertengkarannya dengan Bo. Dugaan bahwa Wang mencari suaka ke AS menguat setelah pemerintah AS membenarkan bahwa Wang mendatangi salah satu konsulatnya di China, BBC melaporkan, Kamis (9/2/2012).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS di Washington, Victoria Nuland, membenarkan bahwa Wang berkunjung dan melakukan pertemuan di konsulat dan pergi "atas kehendak sendiri". Nuland menolak berkomentar soal apakah Wang meminta status pengungsi atau suaka.

"Wang Lijun memang meminta pertemuan di konsulat  AS di Chengdu," kata Nuland. Nuland mengatakan, sepengetahuannya konsulat tidak lagi melakukan kontak dengan Wang sejak pertemuan itu.

Para karyawan kantor-kantor di sekitar konsulat AS di Chengdu melaporkan, banyak mobil polisi berada di area itu pada Selasa (7/2/2012). Namun kawasan itu terlihat sepi keesokan harinya.

Puluhan foto Wang pun di-posting di situs microblogging Sina Weibo, namun langsung dicabut oleh sensor. Harian Oriental Daily News yang berpusat di Hongkong melaporkan, Wang ditangkap setelah gagal mendapat suaka politik. Sementara itu menurut Boxun, sebuah situs web AS, Wang kini dalam penyelidikan Komisi Sentral untuk Pemeriksaan Disiplin, sebuah badan penegakan disiplin Partai Komunis, dan sudah dibawa ke Beijing.

Dalam sejumlah komentar yang dituangkan dalam berbagai situs microblogging menyebut sebuah kejadian di mana sebuah kendaraan jenis SUV bernomor polisi Chongqing ditarik oleh kepolisian di Chengdu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin, menyatakan tidak memiliki informasi apapun terkait masalah itu. Hal senada dikatakan seorang pejabat Chengdo bernama Ye. Dia tidak membantah ataupun membenarkan laporan soal permohonan suaka Wang. "Kami juga membacanya di Internet. Saya tidak memiliki informasi yang relevan soal itu saat ini," kata Ye.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.