Cuaca Dingin Pengaruhi Pasokan Gas Rusia

Kompas.com - 04/02/2012, 12:04 WIB
EditorEgidius Patnistik

Cuaca dingin yang melanda Eropa mempengaruhi cadangan gas Rusia yang memasok gas ke sejumlah negara, seperti disampaikan pejabat setempat. Seorang juru bicara masalah Energi Uni Eropa mengatakan delapan negara telah mengalami penurunan pasokan gas seiring dengan meningkatnya permintaan di Rusia. Dia mengatakan situasi ini belum terlalu mengkhawatirkan, tetapi pemantauan terus dilakukan.

Cuaca dingin disebutkan menjadi penyebab sejumlah kematian di wilayah Eropa Timur, dimana suhu udara dibawah -35 derajat celcius. Suhu dingin juga terjadi di Italia dan Perancis, sementara di Inggris, masyarakat diperingatkan untuk waspada terhadap cuaca, dan salju yang diperkirakan akan turun selama akhir pekan ini.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pengurangan distribusi gas terjadi di Polandia, Slovakia, Austria, Hungaria, Bulgaria, Rumania, Yunani dan Italia," kata juru bicara Uni Eropa Marlene Holzner.

"Ini belum menjadi situasi darurat," tambah dia.

Suhu dingin Ukraina

Koresponden mengatakan pasokan gas Rusia yang tiba-tiba menurun menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya krisis gas seperti tahun 2009 lalu, ketika suhu politik antara Moskwa dan Kiev menyebabkan pemotongan pasokan gas ke sejumlah negara Eropa selama dua pekan. Negara-negara, termasuk Bulgaria, Serbia dan Bosnia tergantung terhadap pasokan gas dari Rusia yang didistribusikan melalui Ukraina.

Perusahaan eksportir gas Gazprom, mengatakan pada Jumat, memasok gas sebanyak-banyaknya ke negara Eropa.  "Kami melakukan semua yang menungkinkan... seluruh sistem berjalan dengan baik," kata juru bicara perusahaan Sergey Komlev.

Sementara itu, lebih dari 100 orang tewas di Ukraina akibat udara dingin, dan sebagian besar dari mereka adalah tuna wisma. Pemerintah telah membangun sekitar 3.000 pemanas dan tempat yang menyediakan makanan di seluruh negara serta memerintahkan agar rumah sakit tidak menolak pasien tuna wisma.

Kementrian Dalam Negeri menyatakan delapan orang tewas akibat suhu dingin pada Jumat (3/2) dan dua orang lainnya meninggal karena keracunan gas dari pemanas arang kayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.