Daging Ayam Sumbang Inflasi Tertinggi

Kompas.com - 02/02/2012, 21:11 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BENGKULU, KOMPAS.com - Daging ayam ras menjadi bahan makanan yang menyumbang inflasi tertinggi, yakni 0,49 persen, pada inflasi Kota Bengkulu secara keseluruhan di bulan Januari 2012. Setelah itu, disusul beras yang memberi andil 0,17 persen.

Dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu yang ditermia Kamis (2/2/2012), disebutkan, inflasi Kota Bengkulu pada Januari 2012 sebesar 0,93 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Desember 2011 yang hanya 0,04 persen.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu Djoko Santoso, Kamis, mengatakan, pola konsumsi masyarakat Bengkulu mirip dengan pola nasional. Ketika ada gangguan distribusi atau pasokan bahan makanan yang terjadi secara nasiona, maka pengaruhnya akan dirasakan juga di Bengkulu.

Selama ini, inflasi di Kota Bengkulu, ujar Djoko, mayoritas masih disumbang oleh kelompok bahan makanan.

Pada inflasi Januari 2012 saja kelompok ini memberi andil 2,17 persen pada inflasi. Setelah itu disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,92 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.