Belasan Tewas Kedinginan di Eropa Timur

Kompas.com - 01/02/2012, 20:00 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

KIEV, KOMPAS.com - Belasan tunawisma mati kedinginan di Eropa Timur, 13 orang di antaranya  tewas  di Ukraina hanya dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Suhu  di beberapa tempat di Eropa timur mencapai minus 27 derajat Celsius - di Ukraina bahkan mencapai 33 derajat Celsius di bawah nol.

Bagi Ukraina, musim dingin kali ini adalah yang terdingin dalam enam tahun terakhir.  

Setidaknya, di  seluruh Eropa Timur tercatat  58 orang tewas sepanjang pekan lalu, sementara ratusan orang lainnya perlu mendapatkan perawatan khusus, akibat tertimpa sakit yang berkaitan dengan suhu dingin, seperti hypothermia dan frosbyte.  

Kementerian Darurat Ukraina hari Rabu (1/2/2012) mengungkapkan , 43 orang telah tewas dalam lima hari terakhir, 28 di antaranya ditemukan mati di jalanan, 7 mati di rumah, dan 8 lainnya mati ketika tengah mendapatkan perawatan medis. Umumnya mereka yang tewas kedinginan, adalah para tunawisma (gelandangan).  

Pihak otoritas Ukraina - negeri yang terburuk kena dampak musim dingin kali ini -- telah membangun ratusan 'tenda pemanas' di seluruh negeri, di mana para gelandangan di negeri itu bisa menghangatkan diri serta memperoleh  bantuan makanan berupa  roti sandwiches, kentang rebus, lemak babi (salah satu menu tradisional Ukraina), teh atau kopi panas.  

Warisan Uni Soviet   Data dari rumah sakit Ukraina mengungkapkan, tercatat setidaknya 540 orang harus dirawat di rumah sakit akibat hypothermia dan frosbyte. Petugas kesehatan Ukraina mengungkapkan, ada malahan seorang lelaki yang terkena frostbyte, kakinya berubah menjadi berwarna hitam sama sekali.

"Saya minum, dan ketiduran di sebuah bangku. Ketika terbangun di tengah malam, saya tidak merasakan lagi kaki saya," ungkap lelaki yang tak disebutkan identitasnya  itu, di atas tempat tidur rumah sakit.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejumlah ahli  menuding keengganan penguasa, sebagai salah satu penyebab utama  jatuhnya korban dalam jumlah banyak. Menurut ahli kebijakan sosial dari Razumkov Center di Kiev,  Pavlo Rozenko, sikap mental ini adalah warisan pada masa Rusia masih berbentuk Uni Soviet, yang memandang para gelandangan dan tuna wisma sebagai umumnya peminum alcohol, pecandu narkoba dan penganggur yang harus dihukum. Dan justru bukan ditolong.  

"Negara masih belum tahu, bagaimana harus memperlakukan para gelandangan itu," ungkap Rozenko.  Sementara menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Ukraina, Svitlana Tikhonenko, pemerintah menginstruksikan agar rumah sakit dilarang menggratiskan para pasien-pasien tunawisma yang selamat, apabila pasien usai dirawat.  

Angka-angka kematian lainnya akibat musim dingin, di Polandia tercatat dalam 24 jam terakhir setidaknya lima orang tewas akibat hypothermia, sehingga total yang tewas di Polandia mencapai 15 orang dalam empat hari terakhir, menurut sumber kepolisian nasional Polandia. Suhu di Polandia terpuruk sampai 27 derajat Celsius di bawah nol.  

Di Rumania, tercatat dua orang tewas akibat kedinginan dalam 24 jam terakhir., menurut sumber Kementerian Kesehatan, sehingga total korban mencapai  8 orang dalam sepekan terakhir. Suhu di Bukharest  Selasa lalu mencapai 20 derajat di bawah nol.  

Di Rusia, tercatat satu orang tewas kedinginan, ketika suhu beku mencapai 21 derajat di bawah nol, menurut sumber kementerian Kesehatan setempat. Beberapa tempat lainnya, bahkan ada yang mencapai  minus 30 derajat Celsius.  

Menghadapi situasi  musim dingin yang tak menentu, otorotas Ukraina misalnya, menutup sekolah-sekolah (meliburkannya), sampai waktu yang tak ditetapkan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.