Perkara Minyak, Agenda Dua Sudan

Kompas.com - 27/01/2012, 18:39 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Akhirnya, Sudan dan Sudan Selatan bersedia duduk bersama di Ethiopia untuk membicarakan perkara minyak. Sudan Selatan, menurut warta AP dan AFP pada Jumat (27/1/2012), merdeka sejak Juli 2011. Sejak saat itu, Sudan Selatan masih memanfaatkan infrastruktur milik tetangganya, Sudan, untuk mengekspor minyak. Sehubungan dengan hal itu, Sudan meminta agar Sudan Selatan membayar biaya.

Sebaliknya, Sudan Selatan mengatakan kalau pihaknya sudah menghentikan sementara produksi minyaknya. Makanya, berkenaan dengan hal itulah, Sudan Selatan menuding Sudan mencuri minyaknya.

Kenyataan itulah yang menjadi agenda pertemuan. Nanti, hadir dalam pertemuan di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, Presiden Sudan Selatan Salva kiir dan Presiden Sudan Omar el-Bashir.

Bisa dikatakan, terjadi "Perang Minyak" di antara kedua Sudan. Di satu sisi Sudan Selatan mengancam akan menghentikan selamanya produksi minyak. Kalau kebijakan itu terlaksana, perekonomian kedua negara bakal terancam. "Dua Sudan akan terancam berkonflik kembali," kata pihak Uni Afrika, mediator perundingan.

Pada Rabu (25/1/2011), pemerintah Sudan Selatan mengumumkan sebuah kesepakatan dengan Kenya untuk membangun jaringan pipa yang menghubungkan kilang minyak ke pelabuhan Lamu di Kenya. Upaya itu dapat melepaskan ketergantungan Sudan Selatan terhadap Sudan terkait ekspor minyak.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.