Bersepeda Keliling Dunia untuk Pecahkan Rekor - Kompas.com

Bersepeda Keliling Dunia untuk Pecahkan Rekor

Kompas.com - 13/01/2012, 19:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pada awalnya, Denizart Simoes berniat berhenti merokok. Tetapi, dia kemudian justru bersepeda keliling dunia untuk melaksanakan tekadnya itu.

Warga Sao Paulo, Brasil, ini sejak November 1999 bersepeda sendirian, dari satu negara ke negara lain. Jarak tempuh yang sudah dia capai dengan kereta anginnya itu sejauh 300.000 kilometer. Targetnya, dia akan gowes hingga 400.000 km.

Saat memasuki Kota Jakarta, Denizart singgah di Sekretariat Bike to Work (B2W) Indonesia, Jalan Ahmad Dahlan, Jumat (13/1/2012). Dia diterima Ketua Umum B2W Indonesia Toto Sugito.

Tujuan Denizart gowes keliling dunia, untuk memecahkan Guiness Book of Record. Untuk itu dia harus mengunjungi lima benua.

Sampai saat ini, Denizart sudah gowes mengelilingi empat benua, termasuk Asia, serta melintasi 35 negara. Rencana selanjutnya, dari Jakarta Denizart akan bersepeda ke Bali. Kemudian dilanjutkan ke Australia, Tazmania, dan Selandia Baru.

Menurut Toto, bukan kali ini saja Sekretariat B2W kedatangan pesepeda dari mancanegara. "B2W sudah sering menjadi tempat transit para pengeliling dunia dengan sepeda. Akan tetapi, tapi yang ini paling unik dan gila karena tujuan dia untuk Guiness Book of Record," tutur Toto.

Menurut Toto, B2W menjadi tempat singgah karena sekertariat B2W sudah terdaftar dalam Network Warm Shower, tempat transit bagi pengeliling dunia bersepeda.


EditorNasru Alam Aziz

Terkini Lainnya

Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya 'Down Syndrome' Mulai Dibangun...

Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya "Down Syndrome" Mulai Dibangun...

Regional
11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

Nasional
Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Nasional
Ribuan Perempuan Berseragam 'Kompeni' Menari Angguk di Alun-alun Wates

Ribuan Perempuan Berseragam "Kompeni" Menari Angguk di Alun-alun Wates

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

Regional
Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Regional
Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Nasional
Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Regional
Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Proyektil 'Peluru Nyasar' di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Proyektil "Peluru Nyasar" di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Megapolitan
Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Gratifikasi, Bupati Bandung Barat Terpilih Bantah Terima Uang

Jadi Saksi Kasus Dugaan Gratifikasi, Bupati Bandung Barat Terpilih Bantah Terima Uang

Regional
Bertemu Presiden Uganda, Kanye West Beri Hadiah Sepatu Kets Putih

Bertemu Presiden Uganda, Kanye West Beri Hadiah Sepatu Kets Putih

Internasional
Banjir Landa Nias Selatan

Banjir Landa Nias Selatan

Regional
Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi, Begini Suasana Rumah Bupati Bekasi

Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi, Begini Suasana Rumah Bupati Bekasi

Megapolitan
Close Ads X