Rusia Kembali Sukses Uji Rudal Bulava

Kompas.com - 24/12/2011, 09:33 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia kembali menguji coba rudal balistik antar benua yang diluncurkan dari kapal selam (submarine launched ballistic missile/SLBM) Bulava, Jumat (23/12/2011). Ini adalah uji peluncuran ke-18 yang diumumkan resmi oleh pihak Rusia.

Juru bicara Kementerian Pertahananan Rusia, Kolonel Igor Konashenkov, mengatakan, rudal tersebut diluncurkan dari kapal selam bertenaga nuklir kelas Borey, Yury Dolgoruky, dari Laut Putih, Rusia barat laut, dan berhasil mengenai sasaran di Kura, Semenanjung Kamchatka di tepi Samudera Pasifik, yang berjarak sekitar 6.000 kilometer.

Rudal Bulava (SS-NX30) bisa membawa 10 hulu ledak nuklir yang bisa diprogram untuk mengenai sasaran yang berbeda-beda dan memiliki daya jelajah lebih dari 8.000 kilometer. Rudal balistik dengan roket tiga tingkat ini dirancang khusus untuk ditembakkan dari kapal selam kelas Borey.

Dari 18 uji coba Bulava, kantor berita RIA Novosti menyebutkan, hanya 11 yang sukses. Namun, para pengamat militer menduga angka kegagalan sesungguhnya lebih tinggi dari itu. Pengamat militer Rusia Pavel Felgengauer mengatakan, dari 12 uji peluncuran pertama Bulava, hanya satu yang benar-benar sukses.

Pihak militer Rusia menyalahkan kegagalan ini pada kesalahan pada proses pembuatan. Namun, militer menyatakan tak ada alternatif SLBM lain untuk melengkapi armada masa depan Rusia selain rudal Bulava. (RIA Novosti/DHF)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X