Pemukim Yahudi Radikal Berulah

Kompas.com - 15/12/2011, 02:24 WIB
Editor

Jerusalem, Rabu - Pemukim Yahudi diketahui berada di balik penyerangan yang menyasar masjid-masjid Palestina dan pos-pos tentara. Fakta itu telah mengguncang Israel karena kekerasan terhadap ”lembaga paling dihormati” itu dapat membangkitkan kekerasan baru, ungkap The Conscript Military, Rabu (14/12).

Eskalasi fanatik dari vandalisme anti-Arab dan aksi pembakaran di sebuah garnisun Israel di daerah pendudukan Tepi Barat terjadi lagi pada hari Selasa. Hal tersebut dipicu oleh kekhawatiran atas masa depan masyarakat yang terbelah secara ideologis itu.

”Garis Merah Telah Diseberangi” adalah judul utama tabloid Maariv, Rabu. Seorang perwira yang menderita luka ringan akibat lemparan batu mengatakan, dia telah diteriaki sebagai Nazi saat terjadi kerusuhan di permukiman yang dibangun tanpa izin.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji akan meningkatkan keamanan dan mencegah hal-hal buruk sejak dini. Seorang komandan senior militer malah mengatakan, permusuhan terhadap otoritas negara itu (militer) ”sayangnya tidak dianggap sebagai pelanggaran” di antara para pemukim.

”Kami telah bersepakat terkait soal cara penanganan karena orang-orang ini adalah bagian dari kita, orang-orang Yahudi, dan sebaiknya kita mencari cara untuk tetap memelihara demokrasi,” kata komandan yang minta namanya dirahasiakan.

Sumber keamanan mengatakan, para pemukim radikal, sering dikenal sebagai ”Pemuda Hilltop”, adalah pengganggu. Orang Palestina melihat semua pemukim itu sebagai penyusup di tanah yang mereka inginkan demi membangun negara. Palestina telah lama mengeluhkan kelompok ini sebagai pelaku pelecehan, tetapi sebagian besar tidak ditanggapi Israel.

(REUTERS/CAL)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.