PBB Menuding, Damaskus Membela Diri

Kompas.com - 29/11/2011, 15:58 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Komisi Independen Internasional untuk Penyelidikan Suriah menuding pemerintahan Presiden Bashar al-Assad melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). "Anggota pasukan keamanan Suriah melakukan tindakan represif terhadap kebanyakan warga sipil yang melakukan aksi damai," tuding ketua komisi bentukan PBB tersebut, Paulo Sergio.

Menurut Sergio dalam sebuah pertemuan di Geneva, Swiss, pihaknya mendapatkan verifikasi adanya pembunuhan, penyiksaan, perkosaan, dan penahanan warga sipil Suriah. "Maka kami meminta agar Suriah menghentikan kekerasan sekaligus memberikan izin masuk bagi pengamat HAM dan wartawan internasional," kata Sergio sebagaimana warta Xinhua pada Selasa (29/11/2011).

Namun begitu, Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem di Damaskus berkilah kalau dunia internasional tidak melihat fakta sebenarnya. "Tentara kami bertanggung jawab terhadap aksi kekerasan di Suriah," katanya.
 
Lebih lanjut, Moallem menambahkan negara-negara Arab dan Barat salah mengira kalau Suriah melakukan kejahatan kemanusiaan.

Sementara, terkait sanksi Liga Arab berbentuk pelarangan perdagangan dengan Suriah, pembekuan dana-dana pemerintah berikut penundaan penerbangan ke Suriah, Moallem mengatakan upaya itu adalah tantangan perang ekonomi terhadap Suriah. "Liga Arab dan pihak Barat berupaya menginternasionalisasikan persoalan Suriah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.