Partai Islam Moderat Menangi Pemilu Maroko

Kompas.com - 28/11/2011, 10:43 WIB
EditorKistyarini

RABAT, KOMPAS.com - Partai Islam moderat Maroko PJD merebut sebagian besar kursi di parlemen dalam pemilihan umum legislatif negara itu, Minggu (27/11/2011). Hasil akhir itu menjadi pertanda kebangkitan gerakan berdasar agama sejak demonstrasi Arab Spring.

Kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (PJD) di Maroko itu terjadi sebulan setelah Tunisia menyerahkan kekuasaan kepada sebuah partai Islam moderat yang sebelumnya dilarang. Ikhwanul Muslimin di Mesir juga diperkirakan akan sukses dalam pemilihan yang dimulai Senin (28/11/2011) ini.

PJD, yang akan mendapatkan kesempatan pertamanya untuk memimpin pemerintah koalisi, telah mengatakan mereka akan meningkatkan keuangan Islam tapi mengarah jelas untuk melaksanakan aturan moral yang ketat di negara yang tergantung pada pariwisata itu.

Partai itu, yang almarhum pendirinya adalah seorang dokter kakek Raja Muhammad, setia pada monarki dan mendukung perannya sebagai otoritas agama tertinggi di negara itu.

PJD memperoleh 107 kursi dalam parlemen yang memiliki 395 kursi, menurut hasil penghitungan yang dilakukan kementerian dalam negeri yang disiarkan oleh kantor berita resmi MAP.

Tiga partai dari blok sekuler Koutla, yang akan berkoalisi dengan PJD, memperoleh seluruhnya 117 kursi.

Koutla mencakup Partai Istiqlal, dari Perdana Menteri Abbas Al Fassi yang akan mengakhiri tugasnya,  Uni Sosialis Kekuatan Rakyat (USFP) dan Partai Sosialisme dan Kemajuan (PPS). Ketiga partai itu masing-masing mendapatkan 60, 39 dan 18 kursi masing-masing. Istiqlal memimpin koalisi yang sekarang menjabat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penguasa Raja Mohammad diperkirakan akan memilih seorang perdana menteri dari jajaran PJD pekan depan, dengan sekjennya, Abdullah Benkirane, telah disebut-sebut akan memperoleh jabatan itu.

Maroko tidak mengalami revolusi seperti yang terlihat di tempat lainnya di kawasan itu. Tetapi Raja Mohammad telah mendesakkan pembaruan terbatas untuk menahan demonstrasi yang meminta monarki gaya Inggris atau Spanyol.

Penampilan PJD yang kuat itu terjadi karena dukungan pada janji-janjinya untuk demokrasi yang lebih besar, mengurangi korupsi dan untuk mengatasi ketimpangan sosial yang akut dengan menaikkan upah minimum dan memperbaiki pendidikan.

Pengangguran pemuda saat ini sebesar 31 persen dan hampir seperempat dari 33 juta penduduknya hidup dalam kemiskinan berat.

Menurut hasil akhir pemilihan, saingan-saingan PJD, kelompok delapan partai liberal dengan hubungan dekat dengan istana kerajaan, ketinggalan di belakang dengan sekitar 160 kursi secara keseluruhan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X