Tentara Afganistan Tembak Tiga Tentara Australia

Kompas.com - 09/11/2011, 08:38 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

SYDNEY, KOMPAS.com — Seorang tentara Afganistan, Rabu (9/11/2011), ditahan setelah menembak dan melukai tiga tentara Australia. Tiga korban terkena luka tembak serius, tapi semuanya dalam kondisi stabil.

"Mereka ditembak oleh seorang tentara Angkatan Darat Nasional Afganistan di Charmistan, Provinsi Uruzgan, pada Selasa sore," kata sumber di Departemen Pertahanan Australia.

Dalam sebuah insiden, dua tentara Afganistan juga terluka. Insiden itu terjadi kurang dari dua minggu setelah seorang tentara Afganistan menewaskan tiga warga Australia dan melukai tujuh lainnya ketika ia melepaskan tembakan saat parade di Provinsi Kandahar.

"Terlalu dini untuk berspekulasi bahwa dua insiden itu terkait," kata Panglima Daud Hurley kepada wartawan di Sydney.

Ia menekankan bahwa tidak mudah menjelaskan ada atau tidak keterkaitan antara kejadian itu dan insiden sebelumnya. "Kita masih perlu mencari keterangan lebih dalam, menggali lebih lanjut," tambahnya, ketika ditanya apakah dia tahu motifnya.

Penembakan terakhir terjadi hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengunjungi Afganistan. Kunjungan itu berlangsung singkat. Dia bertemu pasukannya di Uruzgan, provinsi paling begolak di wilayah selatan.

Australia memiliki 1.550 tentara yang ditempatkan di negara itu. Sekitar 32 tentaranya telah tewas dalam konflik. Tentara Australia pertama kali dikerahkan ke Afganistan pada akhir 2001 sebelum ditarik keluar pada tahun 2002. Mereka kembali untuk perang pada tahun 2005 dan telah melatih tentara Afganistan di Uruzgan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X