Serbia Tangkap 17 Orang Pasca-Serangan Kedubes AS

Kompas.com - 30/10/2011, 03:17 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

BEOGRAD, Kompas.com - Polisi Serbia menangkap 17 orang di wilayah Sandzak, setelah seorang yang diduga pengikut gerakan garis keras menyerang kedutaan besar Amerika Serikat di Sarajevo. Demikian pernyataan media setempat, Sabtu (29/10/11).

"Pagi ini pada pukul 5 waktu setempat (pukul 10 WIB) operasi polisi dilancarkan terhadap gerakan Islam garis keras Wahhabi di Navi Pazar, Sjenica dan Tutin," kata Menteri dalam Negeri Ivica Dacic pada kantor berita Tanjug.

"Tujuhbelas orang telah ditangkap, seorang dari mereka dari Bosnia," kata kepala polisi Serbia Milorad Veljovic pada saluran televisi swasta B92.

Polisi telah mencari sekitar 18 lokasi dan menyita sejumlah komputer, CD, telpon genggam, kartu SMS, rekaman audio dan video, dan juga buku, kata Veljovic.

Penangkapan itu terjadi setelah serangan terhadap kedutaan besar AS oleh seorang warga Serbia yang diduga memiliki hubungan dengan masyarakat Wahhabi setempat. Menurut Veljovic, "polisi akan memutuskan apakah ada kebutuhan untuk menahan orang lagi".

Orang yang diduga anggota gerakan garis keras itu, seorang warga Serbia dari Novi Pazar yang dikenali oleh polisi Bosnia sebagai Mevlid Jasarevic, terluka dan ditangkap setelah melepaskan tembakan, Jumat, ke kedubes AS di Sarajevo. Seorang penjaga polisi terluka dalam serangan itu.

"Semua 17 orang yang ditangkap dengan sejumlah cara terkait dengan Mevlid Jasarevic," kata Veljovic.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bosnia menampung minoritas kecil pengikut Wahhabi, sebuah kelompok Islam yang amat keras dan sangat konservatif, yang dominan di Arab Saudi.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X