Minta Dipindah, Napi Sandera 60 Sipir

Kompas.com - 17/10/2011, 09:29 WIB
EditorKistyarini

CARACAS, KOMPAS.com - Sekitar 60 pegawai sebuah penjara di Venezuela telah disandera oleh para narapidana (napi) yang meminta dipindahkan, kata pemerintah dan kelompok hak asasi Window of Freedom, Minggu (16/10/2011).

"Ada lebih kurang 60 orang, pekerja penjara, yang telah disandera sejak Jumat siang oleh sekelompok tawanan" di penjara Minima di negara bagian Carabobo, kata koordinator kelompok LSM pemantau penjara itu, Carlos Nieto, pada AFP.

Satu wawancana dengan Menteri Pemasyarakatan Iris Varela telah disiarkan pada Minggu (16/10/2011) di televisi Venezuela, tapi menteri itu tidak membicarakan situasi di Minima.

Namun Direktur tahanan regional, Reinaldo Rangel, memastikan dalam wawancara dengan saluran swasta Globovision bahwa "krisis" telah terjadi di penjara tersebut, dan bahwa pemerintah sedang mengusahakan dialog dengan para napi.

Penjara-penjara Venezuela menghadapi masalah kekerasan dan kepadatan yang berlebihan. Di negara itu tahanan yang membawa senjata bukan hal aneh. 

Pada Juli lalu, pemerintah Venezuela berhasil menumpas pemberontakan brutal yang berlangsung selama sebulan di sebuah penjara di dekat Caracas. Sayangnya penumpasan itu terjadi setelah 30 napi tewas.

Nieto mengatakan para napi "minta dipindahkan kembali ke penjara awal mereka", setelah dibawa ke fasilitas di Carabobo dalam beberapa bulan belakangan ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan pemerintah telah memenuhi permintaan tawanan dan membolehkan pemindahan, tetapi seorang staf masih ditahan sebagai sandera saat para tawanan itu meminta pemindahan lagi.

Varela, yang memimpin sebuah kementerian yang baru dibentuk pada Juli lalu mengatakan pemerintah telah meningkatkan perang terhadap para "mafia" yang telah lama menimbulkan kekerasan di fasilitas-fasilitas tahanan di negara itu dan mendorong rencana untuk melucuti senjata tawanan.

Menurut data resmi, 34 penjara di negara itu telah menampung sekitar 50.000 napi, meskipun kapasitas semua penjara itu hanya untuk 14.000 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X