140 Napi Saudi Tunggu Hukuman Pancung

Kompas.com - 11/10/2011, 08:45 WIB
EditorKistyarini

RIYADH, KOMPAS.com — Seorang pria Saudi yang dinyatakan bersalah membunuh neneknya sendiri dihukum pancung Senin di Madinah, kata Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita SPA.

Bandar al-Louhaibi memasuki rumah neneknya dengan niat mencuri, tetapi ketika wanita itu berusaha menghentikannya, ia menikamnya berulang kali, kata pernyataan tersebut.

Dengan eksekusi Senin (10/10/2011) itu, jumlah orang yang dipancung di Arab Saudi tahun ini menjadi sedikitnya 58.

Arab Saudi "memulai lagi eksekusi-eksekusi pada kecepatan yang mengkhawatirkan", kata Amnesti Internasional bulan lalu, dengan menambahkan bahwa sekitar 140 narapidana diperkirakan berada dalam daftar hukuman mati di negara kerajaan tersebut.

Organisasi yang bermarkas di London itu mengatakan, Arab Saudi adalah salah satu dari sejumlah kecil negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember yang mendesak moratorium hukuman mati di seluruh dunia.

Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata, dan penyelundupan narkoba bisa dikenai hukuman mati sesuai dengan hukum Islam di negara Arab yang kaya minyak itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.