Tiga Perempuan Raih Nobel Perdamaian 2011

Kompas.com - 07/10/2011, 16:53 WIB
EditorEgidius Patnistik

OSLO, KOMPAS.com — Presiden Liberia Ellen Johnson-Sirleaf, dan rekan senegaranya, Leymah Gbowee, yang memobilisasi sesama perempuan dalam melawan perang sipil di negara mereka, serta aktivis hak-hak perempuan dan demokrasi Yaman, Tawakkal Karman, meraih Nobel Perdamaian, Jumat (7/10/2011).

"Ketiganya berhak atas hadiah total senilai 1,5 juta dollar AS yang akan dibagi rata untuk perjuangan tanpa kekerasan mereka bagi keselamatan perempuan dan hak-hak perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam kerja perdamaian," kata Presiden Komite Nobel Norwegia Thorbjoern Jagland dalam pengumuman tentang penghargaan itu.

"Kita tidak dapat mencapai demokrasi dan perdamaian abadi di dunia kecuali perempuan mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memengaruhi perkembangan di semua tingkat masyarakat," kata Jagland.

Johnson-Sirleaf (72) adalah presiden perempuan pertama yang dipilih secara bebas di Afrika. Ia akan maju lagi untuk masa jabatan kedua dan akan menghadapi pemilihan umum pada Selasa depan.

Gbowee memobilisasi dan mengorganisasi perempuan lintas etnis dan lintas agama untuk mengakhiri perang saudara di Liberia. Ia juga berjuang guna memastikan partisipasi perempuan dalam pemilu.

Tentang Karman, Komite Nobel mengatakan, "Dalam keadaan yang paling sulit, baik sebelum maupun selama revolusi Musim Semi Arab, Tawakkal Karman telah memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan demokrasi serta perdamaian di Yaman."

"Ini merupakan harapan Komite Nobel Norwegia bahwa hadiah kepada Ellen Johnson-Sirleaf, Leymah Gbowee, dan Tawakkal Karman akan membantu mengakhiri penindasan terhadap perempuan yang masih terjadi di banyak negara, dan untuk menyadari potensi besar demokrasi dan perdamaian yang bisa diwakili perempuan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X