Peraih Nobel Meninggal Sebelum Dengar Pengumuman

Kompas.com - 04/10/2011, 10:07 WIB
EditorEgidius Patnistik

TAHUN ini, untuk pertama kalinya Hadiah Nobel diberikan kepada orang yang sudah meninggal. Si peraih meninggal hanya beberapa hari sebelum namanya diumumkan.

Ralph Steinman, ahli biologi dari Universitas Rockefeller, diumumkan sebagai pemenang Hadiah Nobel 2011 di bidang fisiologi atau kedokteran, Senin (3/10/2011). Dia akan mendapatkan setengah dari hadiah sekitar 1,5 juta dollar AS. Separuh lain dari hadiah itu diberikan kepada ilmuwan Bruce A Beutler dan Jules A Hoffmann.

Steinman meninggal karena kanker pankreas, Jumat lalu, pada usia 68 tahun, setelah memperpanjang masa hidupnya dengan menggunakan jenis terapi yang ia rancang sendiri, kata pihak universitas tempat dia bekerja dalam sebuah pernyataan, Senin. Komite Nobel tidak mengetahui kematiannya. Seandainya mereka tahu, peraturan mereka sendiri akan menghalangi dia terpilih sebagai pemenang. Keputusan tentang siapa pemenang dibuat Senin, tepat sebelum pengumuman terjadi, kata komite itu.

"Peristiwa yang telah terjadi itu unik dan, sejauh yang kami tahu, belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Hadiah Nobel," kata Majelis Nobel dalam sebuah pernyataan. Majelis itu mengumumkan, Steinman akan tetap menjadi pemenang Nobel di bidang kedokteran.

Dengan membuat keputusan itu berarti Majelis Nobel 'melanggar' salah satu aturan Nobel. Situs web Hadiah Nobel menyatakan, sejak tahun 1974, aturan telah menetapkan bahwa sebuah hadiah "tidak dapat diberikan kepada orang yang sudah meninggal, kecuali kematian terjadi setelah pengumuman."

Dalam pernyataannya, Senin, Majelis Nobel mengatakan, pihaknya menafsirkan "tujuan aturan itu" adalah demi memastikan tidak ada orang yang "dengan sengaja" diberikan hadiah secara anumerta. Karena panitia tidak tahu tentang kematian Steinman, maka keputusan itu "dibuat dengan itikad baik," kata majelis tersebut.

Komite Nobel juga menyatakan "kesedihan dan penyesalan yang mendalam" atas berita meninggalnya Steinman. Goran Hansson, sekretaris jenderal Majelis Nobel yang mengawasi Hadih Nobel untuk bidang fisiologi atau kedokteran, mengatakan, kenyataan bahwa Steinman tidak tahu dia akan menang "menambah kesedihan itu".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hansson kepada CNN mengatakan, setelah panitia memilih pemenang pada hari Senin, ia mencoba menelepon Steinman guna memberitahukan kepadanya tentang kabar baik tersebut.

Rockefeller University mengatakan, Steinman "menemukan sentinel sistem kekebalan sel dendritik dan menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat memanfaatkan kekuatan sel-sel itu dan komponen lain dari sistem kekebalan tubuh untuk mengekang infeksi dan penyakit menular lainnya. Dia didiagnosa menderita kanker pankreas empat tahun lalu, dan hidupnya diperpanjang dengan menggunakan imunoterapi berbasis sel dendritik desainnya sendiri," kata pihak universitas itu dalam sebuah pernyataan. Komite Nobel menghargai temuan Steinman tentang sel dendritik dan perannya dalam kekebalan adaptif."

Adapun Bruce A Beutler dan Jules A Hoffmann menang "karena penemuan mereka terkait dengan aktivasi kekebalan bawaan." Majelis Nobel di Karolinska Institute mengatakan, Beutler, Hoffmann, dan Steinman telah "merevolusi pemahaman kita tentang sistem kekebalan tubuh dengan menemukan prinsip-prinsip kunci aktivasi sistem itu. Bruce Beutler dan Jules Hoffmann menemukan protein reseptor yang dapat mengenali mikroorganisme semacam itu dan mengaktifkan kekebalan bawaan, langkah pertama dalam respon kekebalan tubuh," kata komite itu dalam sebuah pernyataan tertulis.

"Ralph Steinman menemukan sel-sel dendritik dari sistem kekebalan tubuh dan kemampuan unik mereka untuk aktif dan mengatur imunitas adaptif, tahap lanjutan dari respon imun selama mikroorganisme dibersihkan dari tubuh." Penemuan dan kerja para pemenang Nobel itu telah membuka peluang baru bagi pengembangan pencegahan dan terapi terhadap infeksi, kanker, dan penyakit inflamasi, kata komite itu.

Dalam sejarah pemberian Hadiah Nobel, hanya ada beberapa kasus pemenang meninggal tak lama setelah pengumuman tentang pemenang disampaikan. Tahun 1996, William Vickrey meninggal beberapa hari setelah mendengar pengumuman bahwa ia memenangi Hadiah Nobel di bidang ekonomi. Sebelum tahun 1974, dua orang menerima Hadiah Nobel secara anumerta, yaitu Dag Hammarskjold yang memenangi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1961 dan Erik Axel Karlfeldt yang memenangi Hadia Nobel Sastra tahun 1931.

Pengumuman peraih Nobel di bidang kedokteran, Senin kemarin, memulai serangkaian pengumuman pemenang seminggu ini yang akan dilanjuti dengan penghargaan untuk menghormati prestasi di bidang fisika, kimia, sastra, perdamaian, dan ekonomi. Selasa ini, panitia akan mengumumkan penghargaan untuk bidang fisika. Hari berikutnya, pengumuman pemenang untuk bidang kimia. Pengumuman pemenang untuk Nobel Perdamaian, yang paling ditunggu-tunggu, akan terjadi Jumat dan pengumuman untuk bidang ekonomi akan dilakukan pada 10 Oktober.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.