Taliban Klaim Kendalikan Haqqani

Kompas.com - 28/09/2011, 02:17 WIB
Editor

Hamza Khan, seorang bankir, mengatakan, AS tidak tahu berterima kasih atas pengorbanan ribuan prajurit Pakistan, yang tewas dalam perang melawan terorisme.

”Amerika lupa dengan fakta bahwa Pakistan adalah pihak paling menderita dalam perang ini. Menuduh Pakistan menyokong jaringan Haqqani tanpa bukti- bukti kuat tidak memberi (AS) hak untuk mengancam atau menyerang Pakistan secara sepihak,” ujar Khan.

Rakyat Pakistan juga mengingatkan AS bahwa Jalaluddin Haqqani adalah salah satu teman terdekat AS di masa lalu. Jalaluddin adalah salah satu panglima pejuang Mujahidin yang mendapat dukungan penuh AS dalam perang melawan pasukan pendudukan Uni Soviet di Afganistan pada 1980-an.

Jalaluddin bahkan pernah berkunjung ke Gedung Putih pada masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan. Senator Maulana Muhammad Saleh Shah Qureshi dari Pakistan mengatakan, para pemimpin kelompok-kelompok pejuang ini, seperti Jalaluddin Haqqani, Gulbuddin Hekmatyar, dan Osama bin Laden, pernah pergi ke AS untuk menerima berbagai saran dan mendapat dukungan penuh AS dalam hal pembiayaan dan persenjataan.

Dalam pernyataannya, Taliban menyarankan agar pemerintah dan rakyat Pakistan berhati-hati dalam menghadapi ”politik AS yang keras kepala dan bermuka dua”.

Hubungan Pakistan dan AS memburuk sejak pasukan AS melancarkan operasi militer sepihak, yang menewaskan pemimpin Al Qaeda di kota Abbottabad, Pakistan, 2 Mei.(AFP/Reuters/AP/DHF)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.