Serikat Buruh Tutup Ladang Minyak di Kolombia

Kompas.com - 21/09/2011, 09:58 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

BOGOTA, KOMPAS.com - Serikat pekerja perusahaan minyak di Kolombia, Rubiales Energy Corpoation mogok kerja, Selasa (20/9/2011). Akibatnya aktivitas pemompaan minyak yang berkisar 225.000 barel per hari pun terhenti. Mereka menuntut kenaikan upah dan tunjangan kesehatan.

Aksi serikat buruh dilakukan dengan memblokir jalan di kawasan pabrik. Perwakilan Rubiales Energy mengatakan pemogokan tersebut membuat produksi minyak di Kolombia, yang memasok sekitar 25 persen produksi minyak di Amerika Selatan menjadi tidak maksimal. Selama pemogokan hari Selasa, operasi pabrik dihentikan. Protes serupa pernah terjadi pada pertengahan Juli lalu.

Para buruh menuntut upah sekaligus perbaikan kondisi kerja dan tunjangan kesehatan. Rubiales mengoperasikan penambangan minyak bersama dengan perusahaan minyak milik negara, Ecopetrol. Total pekerjanya mencapai 12.000 orang. 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.