Pesawat Hantam Penonton, Puluhan Luka - Kompas.com

Pesawat Hantam Penonton, Puluhan Luka

Kompas.com - 17/09/2011, 11:02 WIB

RENO, KOMPAS.com- Sebuah pesawat P-51 Mustang, yang dimodifikasi khusus untuk balapan, jatuh tepat ke area tempat duduk penonton dalam acara Kejuaraan Nasional Balapan Udara di Reno, Negara Bagian Nevada, AS, Jumat (16/9/2011) sore sekitar pukul 16.30 atau Sabtu pagi ini WIB.

Sedikitnya tiga orang tewas seketika dalam kecelakaan tersebut, dan korban dikhawatirkan akan bertambah mengingat 15 dari 56 korban terluka dalam kondisi kritis.

Saksi mata melaporkan, pecahan pesawat, asap, debu, darah, dan potongan tubuh manusia berserakan di sekitar titik jatuhnya pesawat. "Saya melihat bagian-bagian tubuh dan darah, rasanya seperti tak percaya. Ada potongan tangan dan kaki. Bahkan korban yang masih hidup pun (terlihat) kehilangan anggota tubuh," tutur Maureen Higgins, seorang penonton dari Alabama, yang duduk hanya sekitar 30 meter dari lokasi kecelakaan.

Higgins mengatakan, pesawat tersebut jatuh saat melakukan putaran ketiga dalam balapan yang digelar Jumat sore waktu setempat (Sabtu, 17/9/2011, pagi WIB).

Video rekaman kecelakaan yang diunggah di YouTube menunjukkan pesawat menukik dengan kecepatan tinggi dalam posisi hampir tegak lurus langsung ke arah kerumunan penonton yang duduk di depan tribun penonton utama.

Stephanie Kruse, juru bicara Otoritas Pelayanan Medis Darurat Regional di Reno, mengatakan, pihaknya melarikan 56 orang terluka dari lokasi kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 15 orang dalam kondisi kritis, 13 orang menderita luka parah, dan 28 orang luka ringan.

Jumlah itu belum termasuk para korban yang dilarikan ke berbagai rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi. Salah satu dari korban tewas adalah pilot pesawat tersebut, Jimmy Leeward, seorang pilot veteran berusia 75 tahun dari Ocala, Florida.

Pesawat Mustang yang ia piloti adalah bekas pesawat tempur era Perang Dunia II yang dimodifikasi khusus untuk bisa bermanuver dalam kecepatan mencapai 800 kilometer per jam. Pesawat, yang diberi nama "Galloping Ghost" itu sangat legendaris di dunia balapan pesawat udara di AS, dan telah mengikuti tak kurang dari 120 balapan sejak tahun 1946.

Acara Kejurnas Balapan Udara ini selalu menarik minat ribuan penonton setiap tahun. Acara yang digelar setiap bulan September ini menampilkan balapan pesawat udara berbagai jenis, termasuk pesawat-pesawat antik eks-Perang Dunia II.

Balapan pesawat ini berisiko tinggi, karena beberapa pesawat benar-benar beradu kecepatan dalam sebuah lintasan yang telah ditetapkan, seperti layaknya balapan mobil. Para peserta menerbangkan pesawatnya dengan kecepatan rata-rata 500 km per jam pada ketinggian hanya sekitar 15 meter di atas permukaan tanah pada beberapa bagian lintasan.

Kecelakaan sering terjadi dalam acara ini. Empat pilot tewas saat ambil bagian dalam balapan udara ini pada tahun 2007-2008.


EditorMarcus Suprihadi

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X