Tabrakan KA di India, 10 Tewas

Kompas.com - 14/09/2011, 14:31 WIB
EditorMarcus Suprihadi

NEW DELHI, KOMPAS.com Satu rangkaian kereta api penumpang menabrak rangkaian KA lain yang sedang berhenti di India selatan, Selasa (13/9/2011). Polisi menyatakan, hingga Rabu (14/9/2011), 10 orang tewas dan 52 terluka dalam kecelakaan tersebut. Jadwal perjalanan KA pun sempat terjadi di sekitar lokasi kecelakaan.

Menurut perwira polisi senior Shalendra Babu, lima gerbong KA anjlok akibat kecelakaan yang terjadi di 80 kilometer arah barat daya kota Chennai, ibu kota negara bagian Tamil Nadu, India. Hujan sempat menghalangi usaha penyelamatan para korban, tetapi semua korban luka akhirnya bisa dibawa ke rumah sakit terdekat.

Menteri Perkeretaapian India Dinesh Trivedi mengatakan, penyebab kecelakaan masih terus diselidiki. India memiliki salah satu jaringan jalur KA terbesar di dunia dan setiap hari tak kurang dari 14 juta penumpang memanfaatkan moda transportasi massal ini. Meski demikian, kecelakaan KA sering terjadi, yang disebabkan oleh kurangnya perawatan sarana dan prasarana perkeretaapian dan kesalahan manusia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.