Benahi Permukiman agar Ambon Damai

Kompas.com - 13/09/2011, 14:10 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

DENPASAR, KOMPAS.com — Supaya tidak ada lagi bentrokan di Kota Ambon, Maluku, pada masa mendatang, perlu ada pembenahan permukiman. Kota perlu ditata supaya tempat tinggal masyarakat yang berbeda agama dan keyakinan tidak tersegmentasi.

Demikian disampaikan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla seusai menghadiri seminar nasional tentang wirausaha di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Selasa (13/9/2011).

"Permukiman warga di Ambon masih tersegmentasi. Untuk jangka panjang harus ada relokasi supaya tercampur," katanya.

Seperti diketahui, Kota Ambon merupakan daerah rawan konflik. Pertikaian sebagian besar terjadi antara dua kelompok masyarakat yang berbeda agama.

Jusuf Kalla mengingatkan bahwa isu yang dapat menimbulkan konflik dapat cepat terembus berkat kemajuan teknologi informasi. Jika masih ada segmentasi dalam masyarakat, konflik akan lebih mudah terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.