New York dan Washington Diancam Bom Mobil

Kompas.com - 09/09/2011, 10:19 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

NEW YORK, KOMPAS.com — Aparat keamanan AS dalam kewaspadaan tinggi setelah informasi intelijen terbaru menyebutkan kelompok militan Al Qaeda berencana meledakkan bom mobil di jembatan atau terowongan di kota New York dan Washington DC pada saat peringatan 10 tahun serangan 9/11, akhir pekan ini.

Informasi tersebut diterima komunitas intelijen AS, Rabu (7/9/2011), menjelang tengah malam dan terus dilacak kebenarannya sepanjang Kamis (8/9/2011) waktu AS atau Jumat (9/9/2011) waktu Indonesia.

”Ada informasi ancaman yang spesifik, kredibel, tetapi belum bisa dikonfirmasi,” kata Janice Fedarcyk, Asisten Direktur Biro Investigasi Federal AS (FBI) Divisi New York. Pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga membenarkan adanya ancaman itu.

Sumber informasi tersebut belum bisa diketahui, tetapi seorang pejabat yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan, informasi itu datang dari luar AS.

Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan, Kamis, pihaknya menanggapi serius ancaman tersebut dan menyatakan Kepolisian New York (NYPD) telah mengerahkan personel tambahan untuk disebar ke seluruh kota menjelang puncak peringatan serangan 9/11, Minggu (11/9/2011).

”Kami menerima semua laporan ancaman dengan serius. Kami terus meminta publik untuk tetap waspada menjelang akhir pekan ini,” tandas Bloomberg.

Ancaman tersebut secara spesifik menyebutkan rencana peledakan bom mobil di jembatan-jembatan dan terowongan-terowongan di New York maupun di Washington.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komisaris NYPD Raymond Kelly mengatakan, pihaknya telah meningkatkan patroli dan pemindahan mobil-mobil yang diparkir secara ilegal serta mengerahkan lebih banyak anjing pelacak bom dan memusatkan perhatian pada jembatan, terowongan, dan berbagai infrastruktur lainnya.

Presiden Barack Obama, yang dijadwalkan akan memimpin upacara peringatan 10 tahun serangan 9/11 langsung di Ground Zero atau bekas lokasi berdirinya menara kembar World Trade Center (WTC) di New York, telah diberi taklimat mengenai ancaman ini, Kamis pagi, dan terus mendapat perkembangan terbaru. Meski demikian, belum ada perubahan rencana kegiatan Obama pada hari Minggu.

Dari data yang diperoleh di tempat persembunyian Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan, Mei lalu, diketahui bahwa pemimpin Al Qaeda itu merencanakan serangan teror besar-besaran di AS pada peringatan 10 tahun peristiwa 9/11 dan tanggal-tanggal penting di AS lainnya. (AP/WashingtonPost.com/DHF)

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X