Nekat Merokok, Bersiaplah Masuk Bui

Kompas.com - 08/09/2011, 07:39 WIB
EditorEgidius Patnistik

THIMPHU, KOMPAS.com — Para perokok tahanlah keinginan merokok di tempat umum di Bhutan. Kalau nekat, ganjarannya penjara. Menjual rokok atau didapati memiliki tembakau dapat dipenjara sampai lima tahun.

Larangan antirokok di Bhutan ini merupakan yang terketat di dunia. Penjualan tembakau dilarang keras, termasuk merokok di tempat umum. Dampaknya, undang-undang tersebut malah menyuburkan penyelundupan rokok di kerajaan kecil di Himalaya itu.

Undang-undang itu tidak menyatakan merokok melanggar hukum, tetapi membatasi kepemilikan tembakau pribadi sebanyak 200 gram dan 200 batang rokok yang dapat diimpor. Para pengguna harus selalu mengantongi tanda terima pembayaran pajak yang besarnya 200 persen.

Maret lalu, seorang pendeta Buddha menjadi orang pertama yang diganjar hukuman penjara setelah didapati mengantongi tembakau kunyah yang bernilai sekitar Rp 20.000 tanpa mengantongi surat pembayaran pajak. Sejak saat itu, lebih dari 50 orang ditahan, termasuk kakek berusia 81 tahun dan remaja 16 tahun. Waspadalah....

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.