Al Qaeda Hendak Gunakan Pesawat Pribadi

Kompas.com - 05/09/2011, 02:32 WIB
Editor

Washington, Minggu - Hanya sepekan menjelang peringatan 10 tahun terjadinya tragedi 11 September 2001, FBI dan Keamanan Dalam Negeri AS mengeluarkan peringatan ancaman bom baru. Jaringan Al Qaeda dilaporkan tengah mempersiapkan serangan dengan pesawat pribadi sewaan.

Otoritas berwenang Amerika Serikat tidak mengeluarkan peringatan khusus dan kredibel tentang adanya ancaman teroris terkait dengan peringatan tragedi 11 September tersebut. Meski demikian, aparat keamanan AS telah memperingatkan warga tentang adanya peningkatan keamanan nasional sebagai antisipasi.

Dalam buletin penegakan hukum setebal lima halaman yang terbit pada Jumat (2/9) tertulis Al Qaeda tengah mempertimbangkan cara baru untuk menyerang, yakni dengan menggunakan pesawat terbang kecil atau pesawat pribadi yang sengaja disewa untuk misi jahatnya itu. Warga di seluruh negeri diminta waspada. Peringatan dikeluarkan pada saat padatnya arus liburan musim panas di akhir pekan kemarin.

”Al Qaeda dan afiliasinya menunjukkan ketertarikannya dalam pelatihan penerbangan, terutama dengan pesawat-pesawat kecil, juga dalam merekrut individu dari Barat untuk dilatih di Eropa dan AS,” tulis buletin itu.

Simpatisan Barat

Namun, pemerintah belum mempunyai informasi atau sumber intelijen terkini dan kredibel tentang kapan, di mana, dan bagaimana persisnya serangan bom dengan pesawat kecil itu bakal terjadi. Al Qaeda diduga akan menggunakan simpatisannya dari Barat untuk mendapatkan pelatihan penerbangan. Kemudian, mereka dijadikan instruktur penerbangan itu.

Matthew Chandler, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, mengatakan, laporan di buletin itu adalah bagian dari terbitan rutin mereka. ”Kami selalu berbagi informasi ini dengan mitra tentang pentingnya kesadaran dan kewaspadaan berkelanjutan,” katanya.

Ancaman menggunakan pesawat kecil bukanlah hal baru. Setelah serangan 11 September 2001, aparat keamanan AS pada 2002 mengungkapkan rencana Al Qaeda menggunakan pesawat kecil untuk menyerang kapal perang AS di Teluk. Pada 2003, terungkap pula rencana jaringan Al Qaeda menggunakan pesawat kecil berisi bahan-bahan peledak untuk menyerang konsulat AS di Karachi, Pakistan.(AP/CAL)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X