1,2 Juta TKI di Malaysia Ikut Pemutihan

Kompas.com - 01/09/2011, 17:46 WIB
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga akhir masa pendaftaran pemutihan yang ditetapkan Pemerintah Malaysia, tercatat 1,2 juta tenaga kerja Indonesia (TKI) dari total 2,5 juta TKI di Malaysia sudah mendafarkan ikut pemutihan.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas dari Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Jakarta, Kamis (1/9/2011), mereka yang ikut pemutihan tersebar di wilayah Semenanjung, Sarawak, dan Sabah.

Dikatakan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, program pemutihan TKI di Malaysia ditangani tiga instansi berwenang. Di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Imigrasi, dan melibatkan ratusan agen penyalur TKI di Malaysia guna mempekerjakan kembali para TKI yang diputihkan.

Mengenai program pemutihan atau redokumentasi itu, Pemerintah Malaysia telah mengawali pendaftaran sejak 1 Agustus lalu terhadap sekitar 2 juta pendatang asing tanpa izin (PATI) asal berbagai negara, dengan dikategorikan mereka yang memasuki Malaysia secara tidak sah, melebihi batas waktu izin tinggal (overstay), serta melanggar syarat izin tinggal untuk keperluan bekerja.

"Pendaftarannya dibantu oleh agensi penyalur tenaga kerja asing yang ada di Malaysia. Dan, dari 2 juta yang didaftar itu, 1,2 juta adalah TKI," jelas Jumhur. Pendaftaran pemutihan para TKI juga dilakukan pihak Malaysia dengan sistem biometrik atau penerapan sidik jari.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X