Dilarang Shalat Id, WNI Amuk Rutan Darwin

Kompas.com - 31/08/2011, 10:44 WIB
EditorKistyarini

DARWIN, KOMPAS.com — Rumah tahanan imigrasi di Darwin, Australia, terbakar, Rabu (31/8/2011). Api diduga sengaja disulut oleh para tahanan asal Indonesia yang memprotes karena tidak bisa mengikuti shalat Id di masjid.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan dua titik api. Dari luar kompleks rumah tahanan itu terlihat api membubung tinggi. Rumah tahanan itu dihuni 466 orang.

Para petugas rumah tahanan dievakuasi dari sejumlah lokasi di fasilitas itu. Sementara itu, upaya pemadaman api juga tidak berlangsung mulus karena para tahanan dilaporkan melempar petugas dengan batu.

Beberapa sumber dari rumah tahanan itu mengatakan kepada ABC bahwa huru-hara terjadi di kompleks para tahanan asal Indonesia. Mereka antara lain ditahan karena penyelundupan manusia. Disebutkan, beberapa warga negara Indonesia (WNI) marah karena tidak bisa mengikuti shalat Id di Masjid Darwin.

Ini bukan kejadian pertama bagi rumah tahanan imigrasi di Darwin. Pada Juli lalu, para tahanan yang sebagian besar adalah pencari suaka berunjuk rasa dengan cara duduk di atap bangunan serta melakukan mogok makan.

Menurut beberapa penasihat hukum para tahanan, enam orang tahanan mencoba bunuh diri dalam rentang waktu tiga minggu, seperti dilaporkan bigpondnews.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X