Dunia Serukan Transisi Damai

Kompas.com - 23/08/2011, 14:28 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Semakin kokohnya kekuatan kelompok oposisi menguasai Tripoli membuat para pemimpin negara menyerukan transisi kekuasaan damai di Libya. Para pemimpin juga menyatakan pentingnya negosiasi sekaligus menekankan kalau pemimpin Libya Moammar Khadafy harus menghadapi peradilan kriminal internasional untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Menurut warta Xinhua pada Selasa (23/8/2011), Presiden AS Barack Obama berpesan dalam pidatonya agar kelompok oposisi, andai sudah berhasil merebut kekuasaan, membangun pemerintahan baru yang damai dan menyertakan berbagai pihak. "Seluruh rakyat Libya memiliki hak untuk mendapatkan damai dan masa depan lebih baik," kata Obama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Anders Fogh Rasmussen mengatakan kalau rezim Khadafy sudah goyah. Makanya, ia menyerukan agar para pemimpin oposisi bisa segera menghentikan perang yang justru menyengsarakan rakyat Libya. "Sekarang waktunya membangun negara dengan dasar kemerdekaan, bebas dari rasa takut, demokrasi bukan kediktatoran sebagaimana tertulis dalam pokok-pokok Dewan Keamanan PBB," katanya.

Pada bagian berikutnya, Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini mengatakan Khadafy harus menyerah demi mencegah perang saudara di ibu kota Tripoli. "Sekarang waktu bagi Khadafy bernegosiasi dan mencari kemungkinan suaka politik. Ia harus menghadapi Pengadilan Kejahatan Internasional," katanya menegaskan.

Dari Inggris ada harapan agar Dewan Transisi Nasional Libya tetap mengemban amanat untuk mencegah kehancuran negara tersebut dari perang berkepanjangan.

Selanjutnya, Uni Eropa berharap agar Khadafy tak menunda waktu meninggalkan negerinya, mencari suaka. "Kelompok oposisi, kemudian, harus mengemban tanggung jawab dan melindungi warga sipil," kata pernyataan Uni Eropa.

Pada akhirnya, Afrika Selatan kembali menegaskan tidak terkait dengan informasi soal pelarian Khadafy ke luar negeri. "Kami hanya mendukung agar rakyat Libya memutuskan sendiri masa depan mereka," kata Menteri Urusan Hubungan Internasional Afrika Selatan Maite Nkoana-Manshabane.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

    Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

    Internasional
    12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

    12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

    Internasional
    Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

    Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

    Internasional
    Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

    Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

    Internasional
    Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

    Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

    Internasional
    Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

    Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

    Internasional
    Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

    Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

    Internasional
    Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

    Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

    Internasional
    Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

    Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

    Internasional
    Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

    Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

    Internasional
    Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

    Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

    Internasional
    Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

    Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

    Internasional
    Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

    Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

    [POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X