Indonesia Dukung Pilihan Rakyat Libya

Kompas.com - 23/08/2011, 13:05 WIB
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com Pemerintah Republik Indonesia menghargai dan mendukung pilihan yang diambil rakyat Libya karena mereka lebih tahu langkah apa yang terbaik bagi masa depannya.

Demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia di Jakarta, Selasa (23/8/2011), tentang perkembangan situasi terakhir di Libya. Pemerintah Indonesia berharap, perkembangan terkini di Libya akan menjadi awal bagi diakhirinya tindak kekerasan terhadap penduduk sipil. Perkembangan itu juga diharapkan bisa menjadi titik awal bergulirnya suatu proses politik yang memungkinkan seluruh komponen bangsa Libya untuk menentukan masa depannya secara demokratis.

"Perkembangan di Libya kini memasuki tahap yang penting dan menentukan. Pemerintah Indonesia selama ini telah memberikan perhatian yang mendalam atas perkembangan di negara tersebut," demikian isi pernyataan tersebut.

Perang saudara tengah berkecamuk di negara Afrika utara itu antara pasukan pendukung rezim Moammar Khadafy dan para pemberontak atau oposisi yang menentangnya yang didukung NATO. Pasukan pemberontak pada Minggu sudah memasuki Tripoli, ibu kota negara itu, dan menguasai sebagian besar wilayah kota itu, termasuk Lapangan Hijau yang mempunyai makna simbolis karena selama ini secara teratur digunakan massa pendukung Khadafy untuk menggelar kekuatan.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

    Internasional
    Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

    Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

    Internasional
    Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

    Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    [POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Internasional
    Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

    Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

    Internasional
    Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

    Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

    Internasional
    Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

    Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

    Internasional
    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Internasional
    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Internasional
    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    Internasional
    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Internasional
    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Internasional
    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Internasional
    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

    [POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X