Saif Khadafy Ternyata Masih Bebas

Kompas.com - 23/08/2011, 07:54 WIB
EditorKistyarini

TRIPOLI, KOMPAS.com — Putra Moammar Khadafy, Saif al-Islam, ternyata masih bebas. Lelaki yang diburu Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) itu tidak berada di tangan pasukan pemberontak dan masih berada di Tripoli, seperti dilaporkan wartawan AFP, Selasa (23/8/2011).

Beberapa wartawan, termasuk koresponden AFP, menemui Saif berada di kompleks kediaman Khadafy di ibu kota Libya itu. "Saya membantah semua berita bohong," ujar Saif merujuk laporan tentang penahanannya.

Tiga jurnalis, termasuk dari AFP, dibawa dengan sebuah mobil ke kediaman Khadafy di Bab al-Aziziya oleh sejumlah utusan rezim tersebut.

Saif sendiri tiba dengan sebuah mobil di depan kompleks bangunan yang pernah dibom Amerika Serikat pada 1986 itu. Dia disambut puluhan pendukungnya yang melambai-lambaikan fotonya dan Khadafy serta bendera Libya.

Sebelumnya, jaksa penuntut ICC Luis Moreno-Ocampo mengatakan, lelaki 39 tahun itu ditahan dan diburu atas kejahatan kemanusiaan. "Kami berharap dia segera dibawa ke Den Haag untuk menghadapi pengadilan," ujar Moreno-Ocampo.

Pada saat yang sama, Moreno-Ocampo mengisyaratkan rencana menghubungi "pemerintah transisi Libya".

Saif bersama Khadafy dituduh mendalangi penumpasan pemberontakan di Libya dengan "segala cara", termasuk dengan membunuh ratusan demonstran dan melukai ratusan orang lainnya.

Selama ini, Saif dipandang sebagai calon utama penerus Khadafy untuk memimpin Libya. Dia juga disebut-sebut merupakan perdana menteri de facto dan orang paling berpengaruh di lingkaran dalam Khadafy.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X