Rusia Pamerkan Jet Tempur Siluman Baru - Kompas.com

Rusia Pamerkan Jet Tempur Siluman Baru

Kompas.com - 18/08/2011, 08:55 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Jet tempur siluman baru Rusia membuat debut publik Selasa (16/8/2011) lalu, demikan menurut laporan kantor berita resmi negara itu, RIA Novosti.

Jet tempur Sukhoi T-50, yang dikembangkan secara bersama oleh Rusia dan India, tampil dalam pameran kedirgantaraan MAKS 2011 di Zhukovsky, di luar Moskwa. Jenderal Alexander Zelin, kepala angkatan udara Rusia, mengatakan kepada RIA Novosti, sebagaimana dikutip CNN, bahwa dia berharap prototipe T-50 akan siap pada 2013. Produksi secara massal pesawat itu diperkirakan akan terjadi pada 2014 atau 2015 dan akan dipasarkan ke seluruh dunia sebagai alternatif yang lebih murah dari jet tempur F-22 Raptor bikinan Amerika Serikat.

Pesawat itu diharapkan akan menjadi inti pertahanan udara bagi kedua negara, Rusia dan India, kata Mikhail Pogosyan, kepala Korps Angkatan Udara Rusia, kepada RIA Novosti. "T-50 akan menjadi pesawat utama terbaru baik untuk Rusia dan angkatan udara India," kata Pogosyan.

Sumber-sumber kantor berita milik negara itu mengatakan, pengembangan Sukhoi T-50 itu membebani kedua negara sekitar 6 miliar dollar AS. India menanggung sekitar 35 persen dari biaya tersebut.

Menurut BBC, pameran yang menampilkan Sukhoi T-50 itu ditonton oleh Perdana Menteri Vladimir Putin. Putin mengatakan, industri kedirgantaraan merupakan bagian penting dari upaya Rusia dalam melakukan diversifikasi agar tidak semata bergantung pada ekspor minyak dan gas.


EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X