Ada Tenda Hajatan di KBRI Johor Bahru

Kompas.com - 09/08/2011, 11:40 WIB
EditorMarcus Suprihadi

 

BATAM, KOMPAS.com- Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru telah memasang tenda hajatan di halaman komplek kantornya. Hal ini untuk mengantisipasi banyaknya tenaga kerja Indonesia tak berdokumen atau sering disebut TKI ilegal yang datang berbondong-bondong untuk mengurus perizinan.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru Malaysia, Jonas Lumban Tobing, Selasa (9/8/2011), menyatakan, sejak 1 Agustus banyak TKI tak berdokumen yang mendatangi kantor KJRI. Ini menyusul program pemutihan untuk pendatang asing tak berizin yang diberlakukan Pemerintah Malaysia.

Karena banyaknya TKI yang datang, maka kami memasang tenda agar mereka tidak kepanasan. Kapasitas tendanya sekitar 1.000 orang, kata Tobing.

Hari-hari ini, Tobing melanjutkan, KJRI rata-rata melayani 300 sampai 700 TKI per hari. Trennya semakin meningkat dari hari ke hari apalagi saat ini bertepatan dengan masa menjelang lebaran.

Diperkirakan akan ada sekitar 200.000 TKI tak berdokumen di Malaysia yang akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Dengan adanya program pemutihan tersebut, mereka yang tak memiliki dokumen bisa pulang lewat jalur resmi dan tanpa dikenai sanksi oleh pemerintah setempat asalkan mengurus perizinan di kantor imigrasi setempat dan di KJRI.

Ada pula TKI tak berdokumen yang tetap ingin bekerja di Malaysia. M ereka juga bisa mengajukan perizinan sebagaimana ditentukan dalam program pemutihan. Salah satu syaratnya adalah sektor-sektor tempat mereka bekerja mendapat izin merekrut pendatang asing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.