Helikopter ISAF Kembali Bermasalah

Kompas.com - 08/08/2011, 13:36 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

KABUL, KOMPAS.com - Hanya tiga hari setelah helikopter milik AS jatuh di Afganistan dan menewaskan semua orang di dalamnya, sebuah helikopter lain milik pasukan koalisi internasional kembali mendapat masalah, Senin (8/8/2011) pagi.

Heli tersebut dikabarkan terpaksa mendarat darurat di salah satu pangkalan pasukan internasional di Provinsi Paktiya, Afganistan timur. Pejabat Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang dipimpin NATO menyatakan, satu helikopter milik salah satu negara koalisi terpaksa melakukan "pendaratan keras" di Paktiya.

Pejabat tersebut tidak merinci detail jenis dan dari negara mana helikopter itu berasal, dan apa penyebabnya. Tak ada korban luka dalam insiden yang terjadi di wilayah yang berdekatan dengan kawasan suku-suku asli di perbatasan Afganistan-Pakistan, itu.

Kawasan perbatasan kedua negara tersebut selama ini diketahui sebagai tempat persembunyian para gerilyawan Taliban maupun milisi Al-Qaeda. Meski demikian, pihak ISAF meragukan helikopter tersebut mengalami masalah karena ditembak musuh.

"Apa yang membuat heli itu terpaksa melakukan pendaratan keras masih dalam penyelidikan. Namun, laporan awal menunjukkan tidak ada aktivitas musuh di kawasan tersebut saat insiden terjadi," tutur pejabat yang tak disebut namanya itu.

Insiden ini terjadi saat di bagian lain Afganistan, pasukan gabungan NATO dan Afganistan masih membersihkan puing-puing helikopter CH-47 Chinook untuk membawa pulang jasad para korban tewas. Chinook tersebut jatuh di Sayd Abad, Provinsi Wardak, setelah ditembak granat berpeluncur roket (RPG) oleh gerilyawan Taliban, Jumat malam pekan lalu.

Sebanyak 38 orang di dalamnya tewas seketika. Sebanyak 30 korban tewas adalah prajurit AS, yang sebagian besar adalah anggota SEAL Team Six, kesatuan khusus di dalam pasukan elit Navy SEAL.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SEAL Team Six adalah kesatuan yang melakukan serangan ke tempat persembunyian Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan, Mei lalu. Namun, pejabat militer AS menegaskan, para prajurit SEAL Team Six yang tewas di Wardak itu berbeda dengan para prajurit yang menyerbu ke Abbottabad. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.