Oposisi: Putra Khadafy Tewas!

Kompas.com - 05/08/2011, 15:20 WIB
EditorEgidius Patnistik

BENGHAZI, KOMPAS.com — Pasukan oposisi Libya, Jumat (5/8/2011), mengatakan, serangan NATO, Kamis malam, ke kota Zliten di sebelah barat Libya menewaskan seorang putra Moammar Khadafy, Khamis, dan lebih dari 30 orang lainnya.

Juru Bicara Pasukan Revolusioner Serikat, Muhammad Zawawi, dengan mengutip mata-mata yang beroperasi di antara jajaran Khadafy, mengatakan kepada AFP bahwa Khamis telah dipastikan berada di antara orang yang tewas. "Semalam ada serangan pesawat NATO terhadap ruang operasi Khadafy di Zliten. Ada sekitar 32 tentara Khadafy tewas. Salah satunya  Khamis," kata Zawawi.

Khamis, yang sudah lama memimpin milisi propemerintah, dikatakan menjadi komandan pertempuran di Zliten, sebuah benteng Khadafy yang telah menghambat laju pasukan oposisi menuju Tripoli.

Serangan yang menewaskan Khamis itu tampaknya terjadi hanya beberapa jam setelah Tripoli memulangkan wartawan dari sebuah tur yang dikawal ke pusat Zliten. Tur untuk wartawan itu merupakan sebuah upaya untuk menegasikan klaim pemberontak bahwa kota itu telah diserang.

Pasukan oposisi dari daerah kantong oposisi di Misrata, 60 kilometer ke arah timur, pekan ini mengumumkan bahwa mereka telah membuat kemajuan di Zliten, sebuah kota pantai strategis di jalan menuju Tripoli. Namun rezim Khadafy di Tripoli dengan cepat membantah klaim tersebut. Mereka mengatakan, rezim Khadafy menguasai seluruh kota itu.

Hari Kamis seorang wartawan AFP melihat pusat kota itu berada di tangan kekuatan rezim Khadafy, meskipun tembakan artileri intensif terdengar di kejauhan. Penduduk mengatakan, garis depan pertempuran itu terletak sekitar 10 sampai 15 kilometer di timur pusat kota.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X