25 Pengungsi Libya Tewas Kehabisan Nafas

Kompas.com - 01/08/2011, 19:28 WIB
EditorBenny N Joewono

ROMA, KOMPAS.com - Para penjaga pantai Italia menemukan 25 mayat di dalam kapal pengungsi yang penuh dengan 271 orang berdesakan setiba di pulau Lampedusa di bagian selatan negara itu pada Senin (1/8/2011), demikian dilaporkan otoritas pelabuhan setempat.

"Tidak jelas bagaimana para pengungsi, yang semuanya pemuda itu,  meninggal. Namun, diduga mereka kehabisan nafas karena kondisi yang penuh sesak," kata laporan itu.

Jenazah para pemuda ini ditemukan saat para pengungsi dievakuasi dari kapal mereka ke sebuah kapal penjaga pantai. Jenazah mereka saat ini disimpan di kamar mayat di pulau itu.

Sebanyak 271 pengungsi ditemukan hidup termasuk 36 perempuan dan 21 anak-anak. Para pejabat penjaga pantai sebelumnya mengatakan, jumlah pengungsi adalah 268 orang.

Ribuan pengungsi melarikan diri Libya, sebagian besar dari mereka adalah pekerja migran dari bagian-bagian lain dari Afrika, telah tiba di pulau kecil Lampedusa pada beberapa pekan terakhir.

Ratusan orang tenggelam dalam serangkaian kecelakaan karena badai di lautan. Kapal-kapal yang digunakan para pengungsi untuk menyeberang dari Libya sangat tidak layak, seringkali mereka menggunakan kapal nelayan yang sudah tua.

Perjalanan dari Afrika Utara menuju otoritas negara Italia membutuhkan waktu sekitar dua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.