Al Qaeda Kini Pakai Film Animasi

Kompas.com - 21/07/2011, 21:15 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Sebuah lembaga yang mengklaim diri sebagai kontraekstremisme, Quilliam, yang berbasis di London, dalam laporannya mengatakan, kelompok Al Qaeda kini menggunakan film animasi untuk memengaruhi anak-anak. Tujuannya, rekrutmen generasi muda agar mengikuti gerakan bersenjata dan kelompok militan.

Sebagaimana warta AP dan AFP pada Kamis (21/7/2011), ada penggalan foto-foto dari film animasi yang tengah digarap pendukung Al Qaeda. Foto itu diterbitkan di situs internet jihad berbahasa Arab, Al Shamouk.

Quilliam mengatakan, film animasi itu memperlihatkan "tindakan-tindakan heroik", termasuk "kontak senjata" menurut konteks Al Qaeda. Menurut Quilliam, posting informasi tentang film animasi itu ditulis seseorang yang menyebut diri Abu al-Laith al-Yemen.

Penulis posting tersebut mengatakan, "Film kartun Al Qaeda di Jazirah Arabia adalah kisah yang sangat menarik yang menuturkan fakta-fakta tentang siapa yang merendahkan agama Islam dan Nabi."

"(Film) ini bertujuan menggerakkan pemuda dan anak-anak agar mengikuti jejak langka tokoh mujahidin Islam. (Film) ini mencakup peristiwa-perisiwa nyata dan menampilan tindakan-tindakan heroik oleh para mujahiddin di Jazirah Nabi (Semenanjung Arab)," kata si penulis pesan.

"Peristiwa-peristiwa tersebut mencakup serbuan, kontak senjata, dan pembunuhan," tambahnya.

"Film ini alternatif atas racun yang disiarkan oleh saluran televisi lain kepada anak-anak dan pemuda kita," katanya.

Merugikan

Kemudian, pengirim posting menyertakan empat gambar yang tampaknya diambil dari film yang dia katakan memasuki tahap akhir pembuatan dan meminta pengunjung situs internet agar memberikan tanggapan. "Terlepas dari apakah film ini benar-benar akan muncul atau tidak, ini memperlihatkan perkembangan signifikan dalam sikap Al Qaeda terhadap media dan rekrutmen," kata Benotman, seorang mantan penganut faham jihad dan kini bekerja sebagai analis di Quilliam.

"Mereka mencoba metode-metode baru untuk membuat terorisme menarik bagi pemuda dan bahkan anak-anak," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.