Murdoch Malu dan Terhina

Kompas.com - 21/07/2011, 02:16 WIB
Editor

Sidang sempat diskors beberapa saat untuk memberi waktu bagi Murdoch membersihkan wajahnya. Ketika sidang dimulai lagi, James mewakili ayahnya, lalu menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas penyadapan telepon itu.

Dalam sidang itu, anggota parlemen Lousie Mensch menyinggung nama mantan editor News of the World dan Daily Mirror, Piers Morgan, yang pernah mengaku mengetahui ”trik” penyadapan telepon.

”Ada mantan editor Daily Mirror yang secara terbuka bercerita soal kegunaan penyadapan telepon,” kata Mensch, mengacu buku Morgan The Insider: The Private Diaries of a Scandalous Decade tahun 2005.

Morgan, yang kini pembawa acara televisi Piers Morgan Tonight di CNN, marah besar dengan pernyataan itu. Morgan menuntut Mensch meminta maaf dan mengulangi tuduhannya di luar parlemen, di mana dia tak memiliki kekebalan hukum.

Mensch menolak minta maaf dan berdalih tak bisa dituntut atas apa yang disampaikan dalam parlemen. Adapun Morgan dipecat dari Daily Mirror tahun 2004 karena memasang foto rekayasa tentara Inggris melecehkan tawanan Irak di Basra.

(ap/afp/reuters/cal/was) Pria itu menumpahkan krim cukur yang diletakkan di sebuah piring kertas ke wajah Murdoch.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.