Saham Murdoch Terus Turun

Kompas.com - 18/07/2011, 11:31 WIB
EditorErlangga Djumena

SYDNEY, KOMPAS.com - Skandal peretasan telepon oleh tabloid milik Rupert Murdoch semakin meluas. Di bursa saham Australia harga saham News Corporation yang menaungi media-media Murdoch melemah hingga lima persen pada awal perdagangan Senin (18/7/2011).

Harga sahamnya di Bursa Saham Australia turun 5,69 sen atau Rp 51.500 menjadi 13,93 dollar Australia atau sekitar Rp 126.000.

Dalam satu pekan lalu, saham News Corporation sudah melemah sebesar 11 persen. Melorotnya saham News Corporation itu terkait erat dengan skandal kerajaan media yang dimiliki Murdoch.

Penahanan Rebekah Brooks mantan petinggi tabloid News of the New World seolah menjadi puncak huru hara tersebut. Brook ditanyai selama 12 jam dengan tuduhan konspirasi untuk meretas percakapan telepon dan membayar polisi untuk mendapatkan berita. Pada saat yang hampir bersamaan, pimpinan polisi Inggris mengundurkan diri karena spekulasi keterkaitannya dengan media milik Murdoch semakin kencang.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.