Ahmad, Adik Presiden Afghanistan Dibunuh

Kompas.com - 12/07/2011, 19:22 WIB
EditorBenny N Joewono

KANDAHAR, KOMPAS.com - Ahmad Wali Karzai, saudara kandung Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan salah satu dari orang paling berkuasa di Afghanistan selatan, dibunuh pada Selasa (12/7/2011). Diduga, pembunuhan Ahmad Karzai didalangi oleh salah satu pengawal pribadinya, demikian dikatakan para pejabat.

"Saya menegaskan bahwa Ahmad Wali dibunuh di dalam rumahnya," kata Zalmay Ayoubi, juru bicara gubernur provinsi Kandahar, di mana Ahmad Wali Karzai tinggal dan sebagai kepala dewan provinsi.

Abdul Sayedzada Ghafar, kepala departemen kontra-terorisme di Kementerian Dalam Negeri mengatakan, pembunuhan itu mungkin perbuatan seseorang dari dalam lingkaran Ahmad Wali Karzai.

"Tampaknya Ahmad Wali Karzai telah dibunuh oleh salah seorang pengawal, dan tidak ada seorang pun dari luar yang terlibat," katanya.

Ahmad Karzai beberapa kali lolos dari upaya pembunuhan dalam beberapa tahun belakangan ini. Sebagai saudara presiden, Ahmad Karzai dikenal merupakan broker-kekuasaan penting, yang membantu menopang pengaruh saudaranya di Afghanistan selatan.

Dia juga dituduh korupsi dan punya hubungan dengan perdagangan besar opium Afghanistan, yang membantu mendanai pemberontakan Taliban. Tetapi Ahmad Wali Karzai membantah tuduhan itu.

PBB mengatakan dalam laporan per kuartal terbaru, lebih dari setengah kasus pembunuhan yang terjadi di seluruh Afghanistan sejak Maret, berada di Kandahar.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X