Pemerintah Libya Tuding NATO Bunuh Warga Sipil

Kompas.com - 25/06/2011, 21:48 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Lagi-lagi Pemerintah Libya menuduh NATO membunuh warga sipil. Menurut warta Xinhua pada Sabtu (25/6/2011), televisi pemerintah menayangkan serangan udara NATO terhadap kawasan tinggal penduduk sipil di kota pantai Brega.

Tayangan televisi itu menggambarkan kalau serangan NATO merusak fasilitas sipil seperti sebuah toko roti dan restoran. Namun, tayangan itu tidak menyebutkan waktu serangan berikut lokasi pasti.

Terhadap tayangan itu, NATO membantah. "Kami menyerang fasilitas militer," kata pernyataan itu.

Brega adalah kota penting di Libya sampai sekarang. Soalnya, di kota yang terkenal karena kilang-kilang minyaknya itu pasukan pemerintah di sisi barat berhadapan dengan pasukan oposisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.