Tips Menghadapi Ancaman Bom

Kompas.com - 21/06/2011, 18:31 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak meledaknya paket ancaman bom buku di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada Maret lalu, kekhawatiran masih menyelimuti warga. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya meminta warga untuk selalu waspada. Pihak Humas Polda Metro Jaya melansir beberapa tindakan antisipasi yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan di kantor-kantor, gedung, pusat perbelanjaan, dan lingkungan sekitar. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1. Kepada manajer/pimpinan:
- Memasang pesawat telepon yang dapat memonitor telepon pengirim, lebih baik lagi bila dilengkapi alat perekam.
- Melengkapi alat detektor bom pada pintu-pintu masuk.
- Memasang kamera CCTV di tempat parkir, pintu keluar atau pintu masuk.
- Menyiapkan personel satpam yang cukup terampil sesuai bobot kerawanan.
- Tingkatkan koordinasi dan kerja sama dengan aparat keamanan/Polri.

2. Kepada karyawan:
- Menaati aturan-aturan pengamanan yang telah ditentukan oleh perusahaan.
- Melaporkan situasi (keadaan, orang, benda) yang mencurigakan kepada petugas keamanan perusahaan.
- Selalu siaga terhadap perubahan situasi keamanan.
- Membantu petugas keamanan sesuai kemampuannya.
- Mengamankan aset/barang-barang yang berada dalam lingkungan kerjanya.

3. Kepada petugas pengamanan (satpam):
- Melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, kendaraan, benda-benda, dan tempat-tempat yang dicurigai dengan penuh kecermatan dan ketelitian.
- Catat dan laporkan semua perubahan yang diperoleh dari hasil pemeriksaan kepada atasan/pimpinan.
- Memberikan informasi perkembangan situasi kepada Polri terdekat secara rutin.
- Mengerti dan memahami titik rawan segala bentuk ancaman di lingkungannya.
- Memberikan early warning terhadap seluruh penghuni gedung dan satpam tetangga tentang kemungkinan situasi yang terjadi.
- Selalu melaksanakan koordinasi sesama anggota satpam.
- Memberikan penjelasan dengan memasang petunjuk-petunjuk tertulis/gambar dan lisan (public address) dalam menghadapi ancaman bom.

Tindakan tersebut sangat membantu aparat kepolisian dalam menanggulangi dan mendeteksi para pelaku teror bom yang meresahkan masyarakat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X