Khadafy "Main" di Masjid

Kompas.com - 19/06/2011, 06:48 WIB
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Tuduhan baru diarahkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kepada pemimpin Libya Moammar Khadafy. Menurut NATO, Khadafy menjadikan masjid dan taman bermain anak sebagai tameng sekaligus tempat penembak jitu pasukannya.

Seturut warta AP dan AFP pada Sabtu (18/6/2011), Juru Bicara NATO Oana Lungescu mengatakan pasukan Libya mengebom kota-kota dan pelabuhan tambang. "Pasukan Khadafy secara sistematis dan brutal menyerang warga Libya," katanya.

Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas tuduhan bahwa NATO dengan sengaja menyerang gedung-gedung sipil. "Kami menjalankan operasi dengan amat hati-hati dan akurat untuk menghindari korban sipil," tambah Lungescu berkilah.

Pada Jumat (17/6/2011), Perdana Menteri Libya al-Baghdadi al-Mahmudi mengatakan NATO menggunakan agresi tingkat baru. "Jelas bagi kami bahwa NATO bergerak dengan sengaja menghantam gedung-gedung sipil," katanya kepada para wartawan di ibu kota Tripoli.

"Ini kejahatan atas kemanusiaan," tambahnya.

Sementara itu, harian New York Times melaporkan Presiden Barack Obama menolak saran dari para pengacara pemerintah yang berpendapat Amerika Serikat bisa meneruskan partisipasi dalam konflik Libya tanpa persetujuan Kongres.

Dalam perkembangan lain, Austria mengumumkan rencana untuk mengakui kelompok pemberontak, Dewan Transisi Nasional, sebagai pemerintah Libya yang sah, seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa negara lain, seperti Jerman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.