Usulan Putra Khadafy Ditolak

Kompas.com - 18/06/2011, 03:36 WIB
Editor

Menurut Al-Mahmudi, Khadafy tidak mungkin mundur karena dia tidak memiliki jabatan resmi sejak tahun 1977. ”Yang paling penting bagi kita adalah keutuhan Libya,” kata Al-Mahmudi di Tripoli.

Beberapa jam setelah pernyataan Saif al-Islam, muncul pernyataan utusan khusus Rusia, Mikhail Margelov, bahwa kubu oposisi dan pemerintah Tripoli sedang melakukan komunikasi. Margelov mengungkapkan hal tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan Al-Mahmudi.

”Saya yakin kontak-kontak langsung antara Benghazi dan Tripoli sudah berlangsung. Perdana Menteri Libya mengemukakan kepada saya bahwa kontak-kontak seperti itu berlangsung kemarin di Paris,” ujarnya, seperti dikutip kantor berita Rusia, Itar-Tass.

Dia menambahkan, Presiden Perancis Nicolas Sarkozy telah diberi tahu hasil-hasil pertemuan ini.

Sebelumnya, pekan lalu, Margelov juga mengunjungi Benghazi untuk bertemu dengan pimpinan TNC. Di Benghazi, Margelov menyatakan, Khadafy telah kehilangan legitimasi.

Akan tetapi, Gouga juga membantah keras adanya kontak tersebut. ”Sama sekali tak ada kontak dengan Tripoli. Justru TNC kini sedang menyiapkan era pasca-Khadafy dengan menyusun rancangan konstitusi pasca-Khadafy itu,” ungkap Gouga, seperti dikutip Al Jazeera. (mth)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.